Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Kampung Cikadu, Desa Sukatani, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi dibuat resah dengan kemunculan seekor monyet yang berkeliaran di area permukiman dan lahan pertanian warga, Rabu (10/6/2026) siang.

Hewan liar tersebut pertama kali diketahui oleh Ari Apriandi (32) sekitar pukul 11.30 WIB. Saat itu, ia melihat seekor monyet sedang memakan pisang hasil pertanian warga yang berada tidak jauh dari kawasan permukiman.

“Kaget juga, karena tiba-tiba melihat monyet sedang makan pisang di kebun. Biasanya tidak pernah sampai ke dekat rumah warga seperti sekarang,” ujar Ari.

Kemunculan monyet itu langsung menarik perhatian warga sekitar. Beberapa warga memilih mengawasi dari kejauhan karena khawatir hewan tersebut bersikap agresif atau merusak tanaman yang ada di kebun.

Menurut informasi yang dihimpun, monyet yang terlihat turun ke area pertanian tersebut diduga bukan satu-satunya yang berada di kawasan tersebut. Warga menyebut masih terdapat sejumlah monyet lain, termasuk beberapa anak monyet, yang diduga berkumpul di kawasan hutan sekitar.

Keberadaan kelompok monyet tersebut membuat warga khawatir jumlah satwa yang turun ke permukiman akan terus bertambah apabila sumber makanan di habitat alaminya semakin berkurang. Selain berpotensi merusak tanaman pertanian, kemunculan kawanan monyet juga dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Warga berharap pihak terkait dapat melakukan pemantauan dan penanganan agar keberadaan satwa liar tersebut tidak menimbulkan konflik antara manusia dan hewan maupun kerugian bagi para petani.

Hingga berita ini diturunkan, monyet yang terlihat turun ke kebun warga masih berkeliaran di sekitar area pertanian. Sementara kelompok lainnya diduga masih berada di kawasan hutan sekitar lokasi dan belum mendekati permukiman warga secara langsung.

Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Rumah Bilik Bambu Milik Kakek 72 Tahun di Bojongpari Hangus Terbakar ‎
Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran
Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang
Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak
Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan
420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar
Api Cepat Merambat di Ciptamulya, Kodim 0622 Sukabumi Bantu Kendalikan Kebakaran
Kasepuhan Ciptamulya Terbakar Hebat, Rumah Adat hingga Permukiman Ludes

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 10:37 WIB

Dari Stok 20 Tahun, Cadangan Padi Adat Ciptamulya Diprediksi Tinggal 5 Tahun Usai Kebakaran

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:54 WIB

Di Balik Puing Ciptamulya, Mak Utiah Cari Sisa Barang dari Rumah yang Hilang

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:28 WIB

Nyaris Maut! Kendaraan Bak Angkut Orang Tertimpa Pohon di Cikakak

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:56 WIB

Leuit Kasepuhan Ciptamulya Tinggal Arang, Warga Berjuang Amankan Cadangan Pangan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:25 WIB

420 Jiwa Mengungsi Usai Kebakaran Ciptamulya, 70 Rumah Warga Ludes Terbakar

Berita Terbaru