Antisipasi Demo, Kampus di Sukabumi Tetapkan WFH dan Kuliah Daring

Senin, 1 September 2025 - 09:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM — Sejumlah perguruan tinggi di Sukabumi mengambil langkah preventif menghadapi maraknya aksi demonstrasi di berbagai daerah.

Sebagai respons, kampus-kampus ini menyesuaikan kegiatan akademik dan administratif mereka. Diantaranya, Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) menetapkan kebijakan work from home (WFH) bagi seluruh staf dan dosen mulai 1 September 2025.

Namun, Wakil Rektor III UMMI, Andri Moewashi I Haq, mengklarifikasi bahwa kebijakan ini tidak berlaku untuk perkuliahan daring, sebab tahun akademik 2025–2026 belum dimulai.

“Untuk hari ini, Senin (1/9/2025) kami memberlakukan WFH hingga ada edaran berikutnya. Seluruh staf dan dosen UMMI diharapkan tetap melaksanakan tugas dengan baik dan memberikan layanan dari rumah masing-masing,” ujar Andri Moewashi.

Sejalan dengan imbauan tersebut, Kepala Unit Bagian Kemahasiswaan Universitas Nusa Putra, Gia Yosep Gunawan, menegaskan pentingnya mahasiswa menyampaikan aspirasi dengan “tertib, damai, dan mengedepankan etika akademis,” singkatnya.

Hal serupa juga dilakukan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIkes) Sukabumi, yang memberlakukan pembelajaran daring sementara waktu mulai 1–2 September 2025.

Ketua STIkes Sukabumi, Iwan Permana, mengatakan kebijakan ini akan diperpanjang jika kondisi masih belum kondusif.

Keputusan ini diambil sejalan dengan langkah sejumlah kampus besar di Bandung, seperti ITB dan UPI, yang telah lebih dulu mengumumkan perkuliahan daring.

Selain kebijakan WFH dan kuliah daring, kampus-kampus di Sukabumi juga mengeluarkan imbauan kepada mahasiswa yang berencana berpartisipasi dalam aksi demonstrasi.

Direktur Pengelola Kampus IPB Sukabumi, Ujang Sehabudin, menekankan agar mahasiswa tetap menjaga ketertiban. “Perkuliahan kami masih berjalan seperti biasa, namun dihimbau kepada mahasiswa aksi untuk jaga ketertiban dan jangan anarkis,” katanya.

Imbauan dari pihak kampus ini menegaskan bahwa aksi mahasiswa pada 1 September harus berlangsung tertib, aman, dan tetap dalam koridor demokrasi.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Nusa Putra Perkuat Keberdampakan Global dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dalam Kongres Internasional THE GSDC 2026
Bekali Remaja Hadapi Masa Depan, DPPKB Sukabumi Gelar Sosialisasi Kespro
Peduli Gizi Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Bakal Gelar Aksi Damai di Lapang Merdeka Sukabumi
Kenaikan Kelas SDN Tapos Semarak, Pentaskan Lengser hingga Unjuk Kreativitas Siswa
SPMB SMP Tahap I Telah Dibuka, Kadisdik Sukabumi Imbau Hal Ini!
Wisuda 132 Santri Assalam Putri, Wabup Andreas Titip Pesan Ini!
Meriah! Ribuan Peserta Padati Fun Walk dan Fun Bike Milad ke-23 UMMI, Dilepas Langsung Rektor

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:29 WIB

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 23:46 WIB

Nusa Putra Perkuat Keberdampakan Global dan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan dalam Kongres Internasional THE GSDC 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:42 WIB

Bekali Remaja Hadapi Masa Depan, DPPKB Sukabumi Gelar Sosialisasi Kespro

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:44 WIB

Peduli Gizi Anak Bangsa, Aliansi Masyarakat Bakal Gelar Aksi Damai di Lapang Merdeka Sukabumi

Minggu, 21 Juni 2026 - 17:37 WIB

Kenaikan Kelas SDN Tapos Semarak, Pentaskan Lengser hingga Unjuk Kreativitas Siswa

Berita Terbaru