Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dugaan beredarnya pupuk NPK berkualitas buruk di Sukabumi mulai mendapat respons resmi dari Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi. Temuan yang sebelumnya ramai disorot kalangan media dan organisasi pers itu kini masuk dalam perhatian Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KPPP).

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Denis Eriska, menyampaikan pihaknya mengapresiasi temuan media terkait dugaan ketidaksesuaian mutu salah satu merek pupuk yang beredar di pasaran.

Menurut Denis, laporan tersebut menjadi bagian penting dalam pengawasan peredaran pupuk di lapangan.

“Dinas Pertanian menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas hasil temuan media mengenai dugaan ketidaksesuaian kandungan atau mutu salah satu merek pupuk. Ini menjadi bagian pengawasan tidak langsung dalam Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida,” ujarnya, Senin (11/5/2026).

Dinas Pertanian kemudian melakukan penelusuran terhadap data pupuk yang dimaksud melalui database Kementerian Pertanian. Hasil pengecekan menunjukkan pupuk dengan merk dagang JSB tercatat resmi memiliki nomor pendaftaran yang diterbitkan Kementerian Pertanian sejak 29 Maret 2023.

Dalam data tersebut tercantum kandungan hara Nitrogen sebesar 13 persen dan Kalium (K2O) sebesar 18 persen.

Namun demikian, Dinas Pertanian menegaskan dugaan ketidaksesuaian mutu tidak bisa disimpulkan sepihak tanpa melalui prosedur resmi pengujian laboratorium yang sesuai ketentuan.

“Untuk memastikan adanya ketidaksesuaian kualitas atau kandungan pupuk, harus dilakukan pengambilan sampel oleh petugas bersertifikat dan diuji di laboratorium yang terakreditasi,” jelas Denis.

Karena kewenangan pengujian mutu berada di tingkat provinsi dan pusat, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mengaku akan segera berkirim surat ke pemerintah provinsi agar dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kualitas pupuk yang disorot tersebut.

Selain itu, Dinas Pertanian juga akan memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, melakukan monitoring peredaran pupuk di kios, hingga menerima laporan masyarakat apabila ditemukan dugaan penyimpangan lain di lapangan.

Sebelumnya, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya, Eman Sulaeman alias Kang Sule, melontarkan kritik keras terhadap pengawasan pupuk di Sukabumi.

Kritik itu muncul setelah hasil uji laboratorium Departemen Agronomi dan Hortikultura IPB University mengungkap dugaan pupuk merek NaKCL PLUS/NK memiliki kandungan unsur hara di bawah 2 persen atau jauh dari label kemasan.

“Ini temuan yang sangat fatal. Hasil lab sudah bicara kandungan Nitrogen dan Kaliumnya zonk,” tegas Kang Sule.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa
Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi
Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus
Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon
15 Orang Terjebak di Sulbar, Disnakertrans Sukabumi dan Relawan KDM Siapkan Pemulangan
Sempat Lumpuh Akibat Longsor, Arah Ibu Kota via Tol Bocimi Kembali Dibuka
KM 72 Ambrol, Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Berhenti Total Arah Ibu Kota
Tak Kantongi SLF, DPRD Sukabumi Ancam Tutup Tower Tak Berizin

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:25 WIB

Dinas Pertanian Buka Suara Soal Dugaan Pupuk NPK Zonk, Siap Libatkan Provinsi untuk Uji Mutu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:55 WIB

Viral Dugaan Pemerkosaan Anak di Parungkuda, Terduga Pelaku Sempat Diamuk Massa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:37 WIB

Lacak Jejak Macan Tutul, 80 Kamera Trap Disebar di Hutan Cikepuh Sukabumi

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:37 WIB

Rumah Panggung di Kalibunder Ludes Terbakar, Motor dan Hand Traktor Ikut Hangus

Jumat, 8 Mei 2026 - 12:39 WIB

Mahar Belum Terbayar, Nyawa Sudah Melayang: Tragedi Karyawan Minimarket di Jampangkulon

Berita Terbaru

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Senin, 11 Mei 2026 - 22:33 WIB

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Senin, 11 Mei 2026 - 21:33 WIB

Uncategorized

MS MS Office 64 bit Unlocked English Insider Debloated

Senin, 11 Mei 2026 - 21:03 WIB

Uncategorized

Yellowstone-vixen: INVALID INSTRUCTION [SOLVED]

Senin, 11 Mei 2026 - 20:33 WIB

Uncategorized

Office LTSC 64 EXE File MediaFire v16.89

Senin, 11 Mei 2026 - 20:03 WIB