JURNALSUKABUMI.COM – Kebiadaban yang dilakukan oleh zionis Israel terhadap Bangsa Palestina memunculkan berbagai aksi solidaritas dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi Islam. Salah satunya datang dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Sukabumi.
Ketua DMI Kota Sukabumi, K.H Apep Saepulloh mengatakan,
agresi Israel terhadap Palestina, perlu perhatian khusus kaum muslimin di seluruh penjuru dunia.
“DMI akan terus menyuarakan dukungan terhadap bangsa Palestina. Kita mengadakan kegiatan donasi yang dikoordinir oleh masjid-masjid yang ada di wilayah Kota Sukabumi. Kemudian memanjatkan doa qunut nazilah dan melaksanakan Salat Gaib bagi para syuhada,” kata dia, Senin (6/11/2023).
Tidak hanya itu, bahkan muncul dalam Instagram tentang donasi dari warga Sukabumi. Ini menandakan kata Apep bahwa, warga juga memahami, melawan zionis bukan hanya mengandalkan semangat juang tapi memerlukan bantuan donasi guna membantu kebutuhan mereka di kamp-kamp penampungan.
Terkait adanya aspirasi dari sekelompok orang yang akan ikut berjihad ke Gaza, dia meminta untuk mengurungkan niatnya. Karena akan ditolak oleh otoritas Palestina. Sebab mereka mengganggap justru akan menjadi beban negaranya.
“Di sana itu adalah orang yang harus benar-benar memiliki mental pejuang dan skill dalam berperang. Karena yang dihadapi itu adalah pasukan yang terlatih yang dilengkapi senjata canggih,” ujarnya.
Dia mengungkapkan, selain memiliki semangat jihad, orang mukmin mempunyai senjata pamungkas yang diyakini akan memenangkan pertempuran yakni doa.
“Doa itu senjatanya orang mukmin. Dengan kegiatan seperti yang digelar di Monas, membuka mata dunia bahwa Indonesia mayoritas umat Islam dan mendukung kemerdekaan bangsa Palestina. Termasuk berjuang melalui jalur diplomasi di PBB,” tegasnya.
Masih kata dia, zionis Israel tidak memiliki ruh jihad seperti yang ditunjukan oleh Hamas dan pejuang Palestina lainnya. Dimana prinsip Islam dalam menghadapi kekejaman Israel itu cukup tegas yaitu hidup mulia atau mati syahid.
Redaktur: Usep Mulyana












