JURNALSUKABUMI.COM – Sebuah truk bermuatan gantungan baju terbakar hebat saat melintas di kawasan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (9/6/2026) siang. Kobaran api yang disertai asap hitam pekat memicu kepanikan para pengguna jalan dan menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, truk yang melaju dari arah Sukabumi menuju Bogor tiba-tiba berhenti saat melintas di sekitar Jembatan Pamuruyan setelah muncul kepulan asap dari bagian atas bak kendaraan.
“Saya melihat saat melintas tiba-tiba ada asap dari atas truk. Tidak lama kemudian langsung muncul api,” ujar Ali, saksi mata di lokasi kejadian.
Dalam waktu singkat, api membesar dan melahap sebagian besar muatan yang didominasi bahan plastik. Asap hitam pekat membumbung tinggi hingga terlihat dari kejauhan, membuat sejumlah pengendara memilih menjauh dari lokasi karena khawatir api semakin membesar.
Petugas kepolisian yang berada di sekitar lokasi segera melakukan pengamanan dan menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tak lama kemudian, satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
“Api berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat sehingga tidak merembet ke kendaraan lain yang melintas di jalur tersebut. Meski demikian, ribuan gantungan baju yang berada di dalam bak truk hangus terbakar. Bagian bak kendaraan juga mengalami kerusakan cukup parah akibat kobaran api,” ungkap petugas di lapangan.
Selama proses pemadaman dan evakuasi, arus lalu lintas di ruas jalan nasional Sukabumi–Bogor sempat ditutup sementara. Akibatnya, antrean kendaraan mengular dari kedua arah.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kepolisian bersama warga membersihkan sisa-sisa material yang berserakan di badan jalan. Arus lalu lintas pun kembali normal setelah dilakukan pengaturan oleh petugas di lapangan.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun kerugian material diperkirakan mencapai jutaan rupiah,” terangnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara sopir truk belum dapat dimintai keterangan karena masih mengalami syok pascakejadian.
Reporter: CR24 | Redaktur: Ujang Herlan












