JURNALSUKABUMI.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Sukabumi, belum lama ini menggelar kegiatan diseminasi di Ruang Pertemuan Bappeda Kota Sukabumi Jalan Sarasa Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.
Kegiatan tersebut membahas mengenai ekspos diseminasi hasil penelitian Rumah Budaya Sukuraga. Dalam pelaksanaannya, Bappeda Kota Sukabumi melibatkan stakeholder diantaranya Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, dan beberapa pengkaji atau peneliti dari perguruan tinggi.
Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang), Bappeda Kota Sukabumi, Banyu Citra Anggara mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya optimalisasi dalam mewujudkan masyarakat yang kreatif dan berbudaya di Kota Sukabumi.
“Kegiatan ini diikuti diantaranya oleh akademisi alumni S1, S2, S3 yang mengambil penelitian akhir tentang Rumah Budaya Sukuraga dari berbagai perguruan tinggi,” ujar Bayu, dalam keterangan diterima pada Selasa (25/07/2023).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Budayawan Fendi Sukuraga, Kabid Kebudayaan Disdikbud Kota Sukabumi Rita Handayani, Kabid Pariwisata Disporapar, dan Hardi Kusumah.
Bayu menuturkan, adapun hasil kegiatan tersebut diantaranya membahas Wayang Sukuraga merupakan seni wayang asli dari Kota Sukabumi yang awal eksistensinya muncul di tahun 1996.
Selain itu, kegiatan Sukuraga ini juga melibatkan rumah budaya dan kesenian. Dinilai dapat menumbuhkan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) ekonomi kreatif (Ekraf).
“Rumah budaya sukuraga perlu pendampingan pengelolaan administrasi, arsip, benda, dan data. Kesenian ini dapat diusulkan menjadi materi muatan lokal di SD dan SMP di Kota Sukabumi. Sama seperti ketika pencak silat dijadikan mulok,” tandasnya.
Reporter: Fira AFS | Redaktur: Usep Mulyana












