Distan dan DKP Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi, Sekda: Sukabumi Masih Terkendali

Senin, 15 Mei 2023 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman beserta stakeholder terkait mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi daerah bersama Kementerian Dalam Negeri M. Tito Karnavian secara Virtual di Sekretariat Daerah Kab. Sukabumi. Senin (15/05/2023).

Kegiatan yang turut dihadiri Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Disnas Pertanian (Distan) Kabupaten Sukabumi itu sekaligus mencermati langsung arahan Menteri Dalam Negeri, M. Tito Karnavian.

Salah satu mandatnya, pemerintah daerah untuk terus mengevaluasi dan memonitoring terjadinya kenaikan harga makanan, minuman, dan tembakau.

“Pemerintah daerah jangan pernah bosan untuk kerja bersama antara pemerintah pusat dan daerah, mulai dari Dinas Ketahanan Pangan, Bulog, Dinas Pertanian dan instansi lainya yang berkaitan dengan pangan,” jelas M. Tito.

Pemerintah Daerah juga kata Mendagri, harus behati-hati dalam faktir lain yang berdampak pada inflasi seperti, perumahan, air listrik, dan bahan bakar gas jangan sampai terjadi kenaikan yang signifikan yang dapat memberatkan masyarakat

Apabila ketiga rincian diatas naik secara signifikan maka akan berpengaruh kepada harga-harga lain, terutama air, karena banyak produksi yang menggunakannya.

“Ini yang sedang di koordinasikan dengan pak Irjen dan PLN serta Pertamina agar harga-harga tersebut dapat terjangkau sehingga andil inflasi diangka 0,49 persen diharapkan bisa diturunkan lagi,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman mengatakan, menyikapi arahan dari Mendagri tersebut Distan dan DKP akan mempersiapkan dalam menghadapi musim kemarau panjang terutama ketahanan pangan jenis tanaman padi.

“Kita akan koordinasi dengan Distan dan DKP agar potensi panen padi harus dipersiapkan, dengan cara memberikan penyuluhan kepada petani,” sambungnya.

Kamg Ade, sapaan akrabnya ini juga menyampaikan, kondisi inflasi di Kabupaten Sukabumi saat ini diposisi aman dengan angka 4,5 persen adapun provinsi Jawa Barat di angka 4,55 persen. Dengan begitu dirinya akan terus mendorong stakholder supaya bisa tetap menjaga kestabilan harga pangan di pasaran.

“Kalau dilihat dari harga pangan pokok di Kab. Sukabumi masih cukup stabil, hanya saja harga telur yang masih di harga Rp. 30 ribu,” tandansnya.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager
PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha
Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani
SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen
SPPG Bantargadung Bojonggaling 2 Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah dan Pemotongan Hewan Kurban
Apresiasi Kepedulian Hergun, Insan Pers Sukabumi: Beliau Bukan Sekadar Mitra, Tapi Orangtua
Semangat Berbagi di Iduladha, Kejari Kabupaten Sukabumi Kurbankan 2 Sapi

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Senin, 1 Juni 2026 - 12:14 WIB

DP3A Sukabumi Dorong Generasi Bebas Diskriminasi Melalui Program Cager

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:53 WIB

PLN UP3 Sukabumi Salurkan 6 Sapi dan 1 Kambing Kurban, Ribuan Warga Rasakan Manfaat Idul Adha

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:22 WIB

Membusuk di Pembaringan Selama 31 Tahun, Keluarga Terharu saat Bupati Sukabumi Datang ke Rumah Ahmad Yani

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:49 WIB

SMSI Dukung ADI Perjuangkan Kelayakan Gaji Dosen

Berita Terbaru