Dispar Kab Sukabumi Sebut Kunjungan Wisatawan Nataru 2023 Menurun

Kamis, 5 Januari 2023 - 19:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sukabumi menyebut, kunjungan wisatawan paska libur natal 2022 dan pergantian tahun 2023 semakin menurun. Hal tersebut berdampak pada para pedagang di sejumlah objek wisata.

Kadispar Kabupaten Sukabumi Sigit Widarmadi melalui Kepala Seksi Destinasi Baru pada Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Riky Agus Ramdan mengatakan kunjungan wisatawan pada nataru kali ini terbilang menurun.

“Tahun ini terlihat menurun dibanding tahun tahun sebelumnya,” ujar Riky Agus Ramdan, Kamis (5/1/2023).

Adanya penurunan wisatawan masuk ke wilayah pantai selatan ini, berdampak pada perekonomian para pedagang yang berjualan disekitar pesisir pantai.

“Drastis sekali, karena kebanyakan masyarakat bergantung pada wisatawan, apalagi hari hari besar seperti skrang harusnya menambah perekonomian mereka,” terangnya.

Seperti halnya di rasakan pedagang di Pantai Karang Hawu, Iyan Sopyan. Ia mengaku kunjungan wisatawan sangat sepi, sehingga penghasilan sangat minim. Bahkan sbelumnya banyak yang memaksakan pinjam anggaran dari bank untuk memenuhi warungnya.

“Omset minim sekali, drastis sangat parah gak ada pengunjung. Semuanya hanya pengunjung lokal jadi di bawah mungkin 10 sampai 20 persen doang paling. Sangat jauh dari biasanya tahun baru tahun baru ke belakang,” ucap Iyan saat ditemui di lokasi.

Sopyan berharap, kedepannya pemerintah bisa menanggulangi bagaimana caranya menangkal hoax yang beredar, yang bisa berimbas pada kunjungan wisatawan.

“Sebenarnya kalau pedagang ini kan lebih kepada kalau bisa bagaimana pemerintah daerah bisa menangkal hoax hoax yang ada, tentang informasi informasi bencana khususnya yang akhirnya berdampak kepada wisata yang datang ke Palabuhanrat itu sih yang paling penting,” imbuhnya

Ditempat berbeda Sutardi Pedagang di RTH Citepus, menambahkan, keluhan pedagang kurang ramenya pengunjung sehingga berimbas sangat drastis pada penghasipan.

“Para pedagang mengeluh, kurang rame gak ada pengunjung, ditambah cuaca jelek, tidak seperti tahun lalu sangat jauh. Omset menurun drastis, kurang, jauh seperti dulu , gak ada setengah persen dari yang dulu gitu,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Hergun Gandeng Seniman, Milenial hingga Gez Z Sukabumi Kawal Pemilu 2029
Mau ke Luar Negeri? Kuota Paspor November 2026 di Imigrasi Sukabumi Sudah Dibuka
RUU Pemilu Mulai Dibahas, Heri Gunawan Minta Masyarakat Sukabumi Jadi Pemilih Cerdas
Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi
Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?
SPPG Nagrak Utara 3 Pilih Fokus Layani Penerima Manfaat MBG Meski Tengah Sengketa Yayasan
Bupati Asep Japar Titip Pesan untuk Pemuda Sukabumi: Jaga Persatuan, Bangun Daerah
Perkuat Pengawasan dan Pendampingan Hukum Humanis di Sukabumi, Jaksa Jaga Dapur MBG Dilaunching

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Hergun Gandeng Seniman, Milenial hingga Gez Z Sukabumi Kawal Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Mau ke Luar Negeri? Kuota Paspor November 2026 di Imigrasi Sukabumi Sudah Dibuka

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:38 WIB

RUU Pemilu Mulai Dibahas, Heri Gunawan Minta Masyarakat Sukabumi Jadi Pemilih Cerdas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:02 WIB

Perlindungan Hukum Wartawan dan Profesionalisme Jadi Sorotan saat Raker PWI Sukabumi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Hergun Percepat Program Strategis Pertanahan di Sukabumi, Apa Saja?

Berita Terbaru