Konsolidasi, Dispar Kab Sukabumi Targetkan Cetak Lima Desa Wisata

Rabu, 7 Desember 2022 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi kembali mencetak desa wisata di wilayahnya. Seperti halnya kegiatan lanjutan pelatihan konsolidasi pendataan potensi wisata kepada seluruh kepala desa.

Sub Koordinator Destinasi Baru Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Riky Agus Ramdan mengatakan, pelatihan tersebut merupakan tahap konsolidasi kedua.

“Hari ini adalah lanjutan dari kegiatan beberapa waktu lalu, jadi mereka menyodorkan hasil kajian tiap desa,” ujar Riky Agus Ramdan, Rabu (7/12/2022).

Ia menjelaskan, dari hasil konsolidasi tersebut nantinya terbentuk wisata masyarakat yang dapat menumbuhkan ekonomi disekitar desa itu sendiri.

“Jadi ini output dari kegiatan kemarin, sekaligus memperdalam mengenai bedanya desa wisata dengan destinasi wisata,” terangnya.

Untuk saat ini kata Riky, dinas pariwisata masih memfokuskan kepada 30 kepala desa yang berada di wilayah dapil 1. Kedepan dinas terkait bakal melakukan survei langsung ke tiap tiap desa se-Kabupaten Sukabumi.

“Hari ini realnya 30 orang, akan tetapi tadi ada desa Cimaja, dan lainnya masuk. Itu tidak apa, yang penting informasinya tersampaikan,” tuturnya.

Akan tetapi kata ia, dari seluruh kepala desa yang ikut serta dalam konsolidasi, kebanyakan mereka (Red) masih bingung untuk menentukan keunikan di desanya sendiri.

“Dari 30 ini semuanya masih bingung, tapi sudah mengerucut. Seperti di Cicadas ada kampung adat, nantinya disana akan kita angkat jadi desa wisata, kedua surfing Cimaja,” paparnya.

Ia meyakini, adanya kegiatan tersebut dapat membentuk lima desa wisata. “Sekarang baru dua, kemungkinan lima bisa tercetak di tahun 2023, yang berhasil di akui saat ini yaitu Hanjeli dan Cisande,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun
Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan
Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 18:46 WIB

8 Tahun Padjadjaran Anyar, Dari Nyukcruk Galur hingga Menjaga Warisan Karuhun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:32 WIB

Desa Wisata Tegallega Disiapkan Jadi Magnet Baru Pariwisata Sukabumi Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Berita Terbaru