MUI Kab Sukabumi Gelar Pertemuan Bareng Ketua Yayasan Gema Cita Nusantara, Bahas Apa?

Selasa, 12 Juli 2022 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sukabumi menggelar pertemuan dengan pengurus Yayasan Gema Cita Nusantara, di Jalan Raya Cisaat, Aula Kantor MUI Gedung Dakwah Islamic Centre, Selasa (12/7/2022).

Musyawarah tersebut untuk membahas pembangunan atau renovasi tempat wisata religi yang sering disebut vihara/kelenteng beralamat di Kampung Cipari Girang RT 04 RW 06, Desa Tenjolaya, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

“Ini adalah fungsi MUI untuk menjaga kesatuan umat. Pembahasan tadi terkait isu beredarnya informasi pembangunan kelenteng yang berada di Cicurug. Maka dari itu, hasil pembahasan tadi menegaskan bahwa pembanguan di lokasi tersebut akan dibangun wisata religi atau wisata kearifan lokal,” ujar Sekretaris MUI Kabupaten Sukabumi, Ujang Hamdun yang karib disapa Kyai Uha ini kepada jurnalsukabumi.com.

Nantinya, lanjut Kyai Uha, dampak dari pembangunan di lokasi tersebut akan ada wisata kebun, wisata alam. Sehingga kemudian dapat mengungkit muamalah masyarakat, ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Ketua Yayasan Gema Cita Nusantara Hendri, mengatakan, bahwa pembangunan wisata religi tersebut, yang menjadi tujuan yayasan yaitu bukan untuk membangun rumah ibadah (kelenteng), melainkan melihat kepada daya tarik wisatanya. Jadi bukan membangun tempat ibadah namun tempat wisata religi.

“Harapan saya, ke depan yayasan akan melakukan pembangunan kawasan wisata ini bisa terlaksana dan bisa berkembang ke kegiatan yang lainnya. Tujuannya agar kita bisa saling bersinergi,” ungkap Hendri.

Atas nama yayasan, sambung Hendri, dia meminta maaf atas kelalaian yang terjadi sebelumnya. Hal itu disebabkan kurangnya sosialiasi terhadap masyarakat terkait pembangunan tempat wisata religi tersebut. “Saya menjamin kegiatan yang dilakukan yayasan tidak ada maksud lain maupun kemaslahatan dari kelompok lain,” ucapnya.

Reporter: Ifan | Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Muhibah Ramadan di Simpenan, Wabup: Aspirasi Masyarakat Kami Jadikan Muhasabah Pembangunan 
Muhibah Ramadan, Pemkab Sukabumi Hadirkan Bantuan Nyata untuk Masyarakat
Awal Puasa Diperkirakan Kamis, Tim Hilal Bakal Lakukan Observasi Ulang Esok Hari
Penentuan Awal Ramadan: Hilal Terbenam Lebih Awal di Sukabumi
Ramadan Semakin Dekat, Wabup Sukabumi Dorong Optimalisasi Peran MUI dan FKUB
Rp50 Ribu per Jiwa, Ini Ketentuan Zakat Fitrah 2026 dari Baznas
Ustadz Abdul Somad Isi Ceramah di Sukabumi, Sekda: Penguatan Kualitas ASN Kemenag
DLH Maknai Isra Mi’raj dengan Nilai-nilai Penguatan Spritual akan Lingkungan Hidup

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 20:35 WIB

Muhibah Ramadan di Simpenan, Wabup: Aspirasi Masyarakat Kami Jadikan Muhasabah Pembangunan 

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:28 WIB

Muhibah Ramadan, Pemkab Sukabumi Hadirkan Bantuan Nyata untuk Masyarakat

Selasa, 17 Februari 2026 - 19:46 WIB

Awal Puasa Diperkirakan Kamis, Tim Hilal Bakal Lakukan Observasi Ulang Esok Hari

Selasa, 17 Februari 2026 - 18:52 WIB

Penentuan Awal Ramadan: Hilal Terbenam Lebih Awal di Sukabumi

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:40 WIB

Ramadan Semakin Dekat, Wabup Sukabumi Dorong Optimalisasi Peran MUI dan FKUB

Berita Terbaru

HEADLINE

Tol Bocimi Cibadak-Sukabumi Bakal Dibuka 13 Maret Mendatang

Senin, 9 Mar 2026 - 16:27 WIB