Penggarap Lahan Eks HGU PT Tybar Cisolok Longmarch ke Istana Presiden

Rabu, 26 Januari 2022 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Puluhan masyarakat penggarap Desa Gunung Kramat, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi melakukan aksi longmarch dengan tujuan menghadap Presiden Republik Indonesia di Istana Presiden Jakarta.

Aksinya itu terkait sengketa tanah yang mereka garap puluhan tahun di lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Tybar. Puluhan warga itu bejalan dengan membawa spanduk bertuliskan ‘Aksi jalan kaki menuju istana, Petani eks HGU PT Tybar ingin bertemu dengan bapak Presiden’.

“Kami akan menyampaikan aspirasi kami, warga yang mana desa Gunung kramat telah mendapatkan surat pelepasan hak dari eks HGU PT Tybar pada tahun 2012,” kata Agus Sugeng (60) korlap yang juga penggarap kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).

Tindakan itu, berawal ketika 292 hektare tanah yang mereka garap bahkan sebagian luas sudah bersertifikat dirampas pihak lain. Masyarakat menginginkan haknya dikembalikan dengan cara mendatangi Jokowi.

“Keluar 292 hektar, sebagian seluas 61 Hektar sudah mendapatkan legalitas sertifikat Prona, namun yang lainnya kini malah dirampas haknya oleh orang lain termasuk tanah yang sudah sertifikat ditanami PT Bumi Sukses Indo, yang telah melakukan kegiatan penanaman,” terangnya.

Saat ini masyarakat penggarap kebingungan dengan adanya pemindahan tersebut, sehingga inisiatif melakukan longmarch dengan harapan dapat kepastian hukum atas tanah yang telah diberikan surat pelepasan hak (SPH) tersebut.

“Saat ini warga mayoritas para petani penggarap di lahan Eks HGU PT Tybar di sana sekarang dalam kebingungan, karena tanah yang telah lama di kelola dari awal sekarang sudah di tanam pinus,” tandasnya.

Dari pantauan dilapangan, sekitar 23 orang yang terdiri dari penggarap sejak pagi hari melakukan aksi jalan kaki dari mulai Desa gunung kramat Cisolok. Sekitar pukul 14.00 WIB para penggarap sudah sampai Hotel SBH, Kecamatan Cikakak. Mereka terlihat masih semangat berjalan ke istana Presiden untuk memperjuangkan haknya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit
Truk Hino Tabrak 4 Kendaraan di Cibadak, Sempat Mundur dan Hantam Mobil di Belakang
Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!
Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan
Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis
Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak
Menteri Agus Andrianto Apresiasi Kebun Sayur Lapas Warungkiara Jadi Bekal Kemandirian Warga Binaan 
Pemkab Sukabumi Kembali Raih Opini WTP dari BPK RI, Catat Prestasi 12 Kali Berturut-turut

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:15 WIB

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:49 WIB

Dua Pemotor Tertabrak Kereta Pangrango di Benteng Sukabumi Meninggal Dunia, Ini Identitasnya!

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:17 WIB

Tersandung Korupsi Rp394 Juta, Kasus Kades Neglasari Masuk Persidangan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:58 WIB

Dua Pemotor Wanita Tertabrak Kereta di Benteng Sukabumi hingga Kritis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:33 WIB

Bikin Resah, Monyet Mulai Turun ke Pemukiman Warga di Parakansalak

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB