JURNALSUKABUMI.COM – Yayasan Al-Wasilah Lilhasanah, yang berlokasi di Kampung Sukaresmi, Desa Bojongkerta, Kecamatan Warungkiara, mulai membuka Peserta Santri Baru (PSB) dengan kuota terbatas.
Ketua PSB, Fahmi Subiharto, mengatakan, pembatasan penerimaan pendaftaran tersebut mengingat masih dalam situasi pandemi.
Ia merincikan, kuota untuk jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) 120 orang dan Madrasah Aliyah itu hanya bagi 60 siswa.
“Semua proses penerimaan ini melalui prosedur atau peraturan dari pemerintah dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat,” kata Fahmi, kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (14/1/22).
Lanjut dia, semua peserta yang mendaftar pun tidak langsung diterima. Melainkan, harus mengikuti beberapa tahapan seleksi. Dari mulai, tahap satu, dua hingga tahap ketiga.
“Untuk pertama, peserta harus mengisi biodata melewati test administrasi, kemudian membacakan surat Al-fath ayat 29 dan biaya pendaftaran,” ujarnya.
Setelah itu, kata dia, dilanjut masuk ke tahap dua, yaitu, test tulis dan test Bimbingan Baca Qu’ran (BBQ). Terakhir, test bahasa. Seperti bahasa Indonesia, Inggris, Arab dan yang lainnya.
“Kemudian siswa bisa disaring, walaupun seandainya ada yang tidak lulus di gelombang pertama, bisa ikut di gelombang kedua,” jelasnya.
Fahmi berharap, dengan adanya penerimaan siswa baru di Yayasan Al-Wasilah lilhasanah Islamic Boarding School ini berjalan dengan lancar.
Ketika disinggung soal prestasi yang diraih santrinya, Fahmi mengatakan, banyak yang menjadi juara dan meraih penghargaan bahkan sampai tingkat nasional.
“Alhamdulilah, soal prestasi sudah tidak diragukan lagi. Kita sempat meraih juara satu Bahasa Inggris tingkat Nasional, MHQ tingkat Nasional, hingga MTQ tingkat Nasional dan masih banyak yang lainnya,” tandasnya.
Reporter: Ruslan AG | Redaktur: Ujang Herlan












