JURNALSUKABUMI.COM – Pengunjung Taman Wisata Geopark, Taofik.Maulana yang ditemani istrinya, Insia Nadia Farda warga Cisaat Sukabumi mengaku takjub dengan keindahan area wisata yang masuk sebagai UNESCO Global Geopark (UGG).
“Saking takjubnya sampai terbawa mimpi. Air laut yang biru dan gemuruh ombak yang bersahut-sahutan menambah keindahan maha karya sang pencipta. Kalau ada waktu dan kesempatan, saya akan kembali ke sini,” kata Taofik kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (17/11/21).
Namun saat berkunjung ke Geopark Ciletuh kata dia, para wisatawan harus ekstra hati-hati karena medan yang dilewati cukup ekstrem dan menantang. Sebelum memasuki kawasan tersebut, kondisi kendaraan harus di cek terlebih dahulu.
“Kondisi mobil atau motor harus benar-benar prima, agar selama diperjalanan tidak sampai membahayakan keselamatan pengunjung. Jangan sampai niat awal mau rekreasi malah jadi malapetaka,”ujarnya.
Taman Wisata Geopark Ciletuh Ciletuh terletak di daerah Ciletuh yang berada di sepanjang pesisir pantai selatan-barat Sukabumi, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Geopark Ciletuh merupakan kawasan wisata tanah alam batuan tua di Sukabumi.
Kata Ciletuh sendiri berasal dari kata “Ci” yang berarti air dan “Letuh” yang berarti keruh, jika disambung menjadi “Air Keruh”. Air yang keruh ini berasal dari hulu yang nantinya akan bermuara di teluk menuju laut.
Redaktur: Usep Mulyana












