Usia Senja tak Halangi Mak Enas untuk Berjualan Mencari Nafkah

Rabu, 27 Oktober 2021 - 15:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Di usianya yang sudah tidak muda lagi, perempuan asal Cicurug, Kabupaten Sukabumi ini masih semangat berjuang mempertahankan hidup dengan berjualan gorengan dan nasi uduk. Perempuan ini bernama Mak Enas.

Perempuan berusia 77 tahun itu biasa berjualan di pinggir jalan sekitar kantor Kecamatan dan Puskesmas Cicurug. Tidak ingin meminta belas kasihan orang lain, menjadi salah satu alasan mengapa Mak Enas tetap mandiri memenuhi keperluan sehari-harinya.

Setiap hari Mak Enas biasa menjajakan dagangannya mulai pukul 06.00-11.00 WIB. Dengan langkah yang sudah tak sekuat dulu, ia berkeliling membawa keranjang berisi gorengan dan nasi uduk yang ia ambil dari orang lain untuk dijualnya.

“Saya berjualan setiap hari mulai dari jam 6 pagi sampai jam 11 siang, hingga dagangan saya habis. Rumah saya tidak jauh juga dari sini,” ungkap Mak Enas sembari tersenyum, kepada jurnalsukabumi.com, Rabu (27/10/2021).

Mak Enas tinggal berdua di Kampung Nyalindung RT 03/04 Desa Cicurug, Kecamatan Cicurug, bersama anak tirinya yang tidak bekerja. Suami Mak Enas sudah lama meninggal dunia.

“Saya memutuskan untuk berjualan karena tidak ingin merepotkan anak saya dan siapapun. Selagi masih bisa mencari nafkah untuk diri saya sendiri,” tuturnya.

Mak Enas sendiri mengakui bahwa penghasilan dari berjualan gorengan dan nasi uduk tidaklah besar. Kendati demikian, ia mengaku tetap bersyukur dengan hasil jerih payahnya itu.

“Harga gorengan ini saya jual Rp 1.000 dan nasi uduk Rp 3 ribu. Biasanya dalam sehari kalau gorengan dan nasi uduk saya terjual habis, maka saya mendapat Rp 130 ribu. Alhamdulillah, dari hasilnya itu masih dapat untung walaupun tidak seberapa, saya cukup-cukupi saja untuk modal dan untuk biaya kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Mohammad Noor

Berita Terkait

Menghidupkan Kembali Ruh 1928, Ari Awaludin Ajak KNPI Kembali ke Esensi Persatuan
Selamat untuk PWI Kabupaten Sukabumi, Saatnya Bersinergi Wujudkan Visi MASAGI dan Misi KUAT
Asep Japar Sah Pimpin DPD Golkar Sukabumi 2025–2030, Budi Azhar: Lebih Solid untuk Sukabumi Mubarokah
Pernah Bertugas di Papua dan Prancis, Kini dr. Rizky Marpaung Layani Kesehatan Warga Sukabumi
Hari Santri 2026, Dewan Teddy Setiadi Ajak Santri Berilmu dan Berakhlak Mulia
13 Tahun Mondok, Ajeng Kholifah Jadi Semangat Santri Sukabumi ke Forum Internasional
Angkat Hanjeli Sukabumi, Asep Hidayat Mustopa Masuk 3 Besar Finalis DPD RI Awards 2026
Tampil Gemilang di Jaraido Championship 3, Pesilat Muda Sukabumi Zahra Dwi Khoirunnisa Raih Juara 1 Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Menghidupkan Kembali Ruh 1928, Ari Awaludin Ajak KNPI Kembali ke Esensi Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Selamat untuk PWI Kabupaten Sukabumi, Saatnya Bersinergi Wujudkan Visi MASAGI dan Misi KUAT

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Asep Japar Sah Pimpin DPD Golkar Sukabumi 2025–2030, Budi Azhar: Lebih Solid untuk Sukabumi Mubarokah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Pernah Bertugas di Papua dan Prancis, Kini dr. Rizky Marpaung Layani Kesehatan Warga Sukabumi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:51 WIB

Hari Santri 2026, Dewan Teddy Setiadi Ajak Santri Berilmu dan Berakhlak Mulia

Berita Terbaru