JURNALSUKABUMI.COM – Salah satu sasaran pemerintah dalam pelaksanaan vaksinasi pencegahan penyebaran Covid – 19, adalah kaum lansia. Para lansia harus betul – betul mendapatkan prioritas khusus dari mulai proses keberangkatan dari rumah, hingga kembali ke rumah masing-masing setelah menjalani vaksinasi di lokasi pelayanan terdekat.
Untuk merealisasikan hal itu, Iyos Somantri minta kepada para camat dan kepala puskesmas meyiapkan mobil wara – wiri untuk kegiatan antar jemput ke rumah-rumah lansia yang lokasinya berada di pelosok – pelosok kampung.
” Kami punya garapan khusus yaitu para lansia. Tentu saja kami akan kebut program ini melalui para camat dan puskesmas untuk menyiapkan sarana dan prasarana berupa kendaraan mobil wara – wiri untuk memfasilitasi para lansia mengakses lokasi tempat vaksinasi. Target hari ini adalah vaksinasi terhadap 50 persen lansia,” kata Iyos Somantri kepada jurnalsukabumi.com, saat melakukan monitoring di Kecamatan Kabandungan dan Cidahu, Minggu (19/9/21).
Wabup menyebutkan, pemerintah melalui dinas kesehatan menyiapkan 2.800 vaksin jenis Sinovac. Dimana sebanyak 1.300 vaksin disalurkan ke Kecamatan Kabandungan dan 1.500 vaksin di Kecamatan Cidahu. Dia juga menargetkan hingga akhir November 2021, angka vaksinasi bisa mencapai 70 %. Sementara Desember 2021 diharapkan bisa mencapai 100 %.
Untuk mematangkan rencana kegiatan, wabup juga meminta kepada para camat, kepala desa dan para tokoh masyarakat untuk berkolaborasi dan saling mendukung dalam mensosialisasikan kegiatan vaksinasi tersebut kepada warganya. Turut mendampingi wabup Kalak BPBD, Plt Kadis PMD, Sekdis Kominfo dan Sekdis ESDM.
” Para kelapa desa diminta untuk menyiapkan sasaran. Kemudian para camat menyiapkan sejumlah instrumen pendukung kegiatan dan puskesmas bertugas sebagai eksekutor yakni menyiapkan tenaga vaksinator yang handal. Kolaborasi penting dilakukan agar pelaksanaannya berjalan lancar,” ungkapnya.
Reporter: Usep Mulyana | Redaktur: Mohammad Noor












