JURNALSUKABUMI.COM – Deadlocknya Sidang Musyawarah Daerah XV Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (Musda KNPI Kota Sukabumi) mendapat tanggapan dari Ketua Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan KNPI Provinsi Jawa Barat, Salman Faisal. Ia meminta kedua kubu untuk colling down dan menahan diri.
Salman Faisal mengatakan pelaksanaan Sidang Musda XV Kota Sukabumi yang ditunda mempunyai beberapa kelemahan. Pertama, Steering Comite (SC) yang tidak mempunyai keberanian untuk memutuskan kepesertaan atau bakal calon.
“Seharusnya SC tegas akan bakal calon satu atau dua, SC membuat berita acara akan tetapi tidak membuat keputusan. Kenapa sidang Musda kemarin tidak selesai, karena SC menyerahkan kepada pimpinan sidang,” jelasnya.
“Pimpinan sidang itu hanya mengesahkan atau membuat ketetapan dari apa yang sudah di putuskan oleh SC. Makanya kita memberikan kesempatan untuk membuat keputusan dan setelah diberikan waktu tidak dilaksanakan juga. Karena dibatasi dengan waktu protokol Covid-19 maka dipending,” ucapnya.
DPD KNPI Provinsi Jawa Barat memberikan tenggat waktu agar SC Musda DPD KNPI Kota Sukabumi meluruskan masalah-masalah tersebut dengan tenggat waktu hingga akhir April. Jika rampung, sidang dapat kembali dilaksanakan.
“Sebetulnya kewenangan itu berada pada pimpinan sidang lantaran tidak ada Ketua hari ini dan sudah demisioner, makanya nanti pimpinan sidang yang akan mengundang,” katanya.
“Kami menghimbau agar kita semua colling down dulu, kembalikan kepada kedua belah pihak jangan saling suudzon satu sama lain toh ini demokrasi dan proses pada akhirnya nanti siapa yang layak memimpin DPD KNPI Kota Sukabumi inilah menjadi survive,” tandasnya.
Reporter: Azis Ramdhani | Redaktur: Mohammad Noor












