JURNALSUKABUMI.COM – Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong penguatan peran perempuan dalam dunia politik dan pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2026).
Dalam pertemuan di Gedung Golkar Kota Sukabumi tersebut, Budi Azhar mengapresiasi kiprah KPPI serta kontribusi perempuan yang selama ini aktif dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Menurutnya, perempuan memiliki perspektif dan kepekaan yang sangat dibutuhkan dalam proses penyusunan kebijakan publik.
“Peran perempuan tidak bisa dipandang sebelah mata. Di dunia politik maupun organisasi, perempuan membawa kepekaan tersendiri terhadap berbagai persoalan sosial, pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan anak. Ini menjadi kekuatan penting agar kebijakan yang dihasilkan semakin adil dan menyentuh kebutuhan nyata warga,” ujar Budi Azhar.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi ini juga menegaskan bahwa pihkanya berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan. Menurutnya, keterwakilan perempuan tidak boleh hanya dipahami sebagai pemenuhan kuota, tetapi harus diwujudkan melalui kualitas, kapasitas, dan kontribusi nyata dalam pengambilan kebijakan.
“Kami memastikan komunikasi bersama organisasi perempuan akan terus diperkuat sebagai wadah menyerap aspirasi sekaligus membangun kolaborasi dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua KPPI Kabupaten Sukabumi, Dewi Risnasari, mengapresiasi dukungan yang diberikan Budi Azhar terhadap peningkatan peran perempuan di bidang politik.
Ia berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak perempuan yang memiliki kemampuan, kepercayaan diri, dan kesempatan untuk berkontribusi bagi kemajuan Kabupaten Sukabumi.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pak Budi Azhar terhadap peran kami di dunia politik. Alhamdulillah, beliau juga memberikan bantuan secara pribadi sebesar Rp5 juta,” kata Dewi Risnasari.
Audiensi tersebut diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang semakin erat antara DPRD Kabupaten Sukabumi dan organisasi perempuan dalam memperluas partisipasi perempuan serta mendukung pembangunan daerah yang lebih inklusif.
Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan












