JURNALSUKABUMI.COM – Fasilitas pejalan kaki berupa trotoar yang berada di Ruas Jalan Siliwangi tepatnya di Stasiun Cicurug hingga depan RS Bhakti Medicare, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, dikeluhkan.
Pantauan jurnalsukabumi.com, Kamis (14/01/2021). Trotoar yang mestinya bisa dimanfaatkan secara maksimal khususnya bagi pejalan kaki itu nampak tak terawat. Bahkan, sebagian mulai rusak dan dipenuhi rerumputan sehingga menyulitkan pejalan kaki.
Selain itu, tidak sedikit trotoar yang amblas hingga mengelupas, dan di beberapa titik di pusat keramaian malah di jadikan tempat parkir kendaraan roda empat.
“Harusnya ada pemeliharaan terhadap hasil pembangunannya jangan hanya mau proyeknya saja. Termasuk, kualitasnya pun perlu diperhatikan jangan terkesan mudah rusak,” kata Prangga Putra (32), Tokoh Pemuda Cicurug kepada jurnalsukabumi.com, Kamis (14/01/21).
Lanjut ia, pembangunan yang rampung akhir tahun 2018 itu sebenarnya cukup menghabiskan anggaran yang cukup besar bahkan mencapai miliaran rupiah. Namun, hanya beberapa bulan saja sudah mulai rusak, kini trotoar itu pun tak berfungsi malah terlihat dibiarkan.
“Sebagai kaum milenial sangat menyayangkan anggaran yang hampir memakan Rp 5 miliar di gelontorkan pemerintah untuk pembangunan trotoar itu ternyata sia-sia. Karena hasilnya saat ini trotoar itu tidak bisa dinikmati masyarakat dengan kondisi yang sangat buruk,” bebernya.
Hal senda dirasakan Dedi Nuryadi (55) salah seorang pengguna jalan yang mengeluhkan hal yang sama. Menurutnya, kerusakan tersebut sangat mengganggu dan meminta pemerintah agar segera diperbaiki demi kenyamanan dan keamanan pejalan kaki.
“Saya tiap hari melalui trotoar itu dan memang sangat terganggu, apalagi banyak mobil yang terparkir di trotoar. Kan seharusnya untuk masyarakat ini malah dijadikan tempat parkir mobil pertokoan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha || Redaktur: Ujang Herlan












