JURNALSUKABUMI.COM – Butuh waktu cukup panjang untuk sampai ke Ponpes Al-Ansor di Kampung Ciloma, Desa/Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi. Pasalnya lokasi tersebut jauh dari titik kota harus melalui bantaran sungai Cikaso dengan memakan waktu 3 jam jalur darat serta 30 menit lewat Jalur Muara Cikaso dengan perahu.
“Perjalanan dimulai menggunakan jalur darat selama 3 jam, dilanjutkan menggunakan perahu selama 30 menit untuk melewati muara Cikaso memberikan mushaf Al-qur’an sebanyak 35 Al-Qur’an dan 35 iqro disalurkan ke Adik-adik Pondok pesantren Al-Ansor,” kata Cici Nurul Hikmah Owner Relawan Aksi Berbagi Al-qur’an
Tak hanya bagi-bagi mushaf Al-qur’an dan iqro, Cici Relawan Aksi Berbagi menuturkan segudang acara saat di Kampung Ciloma Cibitung baru-baru ini. Selain bagi-bagi Al-qur’an ia pun buat acara mendongeng religi.
“Tidak hanya penyaluran Al-quran dan Iqra, kami juga berbagi keceriaan dengan mendongeng kisah Nabi kepada anak-anak santri dan santriyat di sana. Dengan penuh antusias dan keceriaan, kehangatan dan kebersamaan terlihat nampak jelas di guratan wajah santri dan santriyat,” jelasnya.
Kedatangan relawan aksi berbagi Al-qur’an disambut hangat Pimpinan Ponpes Al-ansor Cibitung Ustadz Ujang, hingga tak kuasa menahan haru.
“Terima kasih kepada
Relawan Aksi Berbagi yang telah menyalurkan Al-quran dan Iqra yang memang sangat di perlukan di Pesantren. Mudah-mudahan menjadikan kemanfaatan dan untuk donatur semoga diberi rizki yang berlipat,” tutur Ustadz Ujang, kepada jurnalsukabumi.com.
Senada dengan sang Ustadz, salah seorang santriawan, Hisyam (6) onpes tersebut mengaku senang dapat Al-qur’an yang dikirim relawan.
” Senang rasanya dapat Al-qur’an, terimakasih banyak buat donatur aksi berbagi,” ujar Hisyam
Reporter: Hendi || Redaktur: FK Robbi












