JURNALSUKABUMI.COM – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR-RI) Heri Gunawan kembali sosialisasikan empat pilar berbangsa dan bernegara di GISBH Palabuhanratu, Selasa (17/11/20).
Pantauan jurnalsukabumi.com, hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua MPR-RI, H. Ahmad Muzani sekaligus narasumber, Anggota DPR-RI Prasetyo Hadi, DPD Jawa Barat, Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, anggota DPRD Kota/ Kabupaten Sukabumi, Koordinator RAI HG, H. Maman Suparman, tokoh masyarakat Sukabumi, Adjo Sarfjono-Iman Adinugraha berikut perwakilan masyarakat dari 386 di desa dan kelurahan se Kabupaten Sukabumi.
“Tujuan sosialisasi ini selain bertujuan membumikan empat pilar berbangsa dan bernegara, juga sebagai jati diri bangsa kepada warga Sukabumi untuk mengingatkan betapa pentingnya dalam pelaksanaan Pilkada serentak sebagai ajang pendewasaan,” ujar Heri Gunawan.
Lanjut HG sapaan akrab Heri Gunawan, MPR-RI adalah lembaga legislatif bikameral yang merupakan salah satu lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia.
Setiap tanggal 16 Agustus, secara rutin dilaksanakan Sidang Tahunan MPR-RI sidang bersama DPR-RI dan DPD-RI serta Rapat Paripurna DPR-RI. Sidang Tahunan ini diselenggarakan dalam rangka memfasilitasi lembaga-lembaga negara untuk menyampaikan laporan kinerja kepada masyarakat.
“Kita akan menghadapi Pilkada Serentak 2020 dan pengaruh Pilkada sangat besar dalam kehidupan masyarakat. Apalagi pagelaran Pilkada saat ini bertepatan dengan bencana wabah Covid-19,” jelas HG.
Tak hanya itu, Pilkada merupakan perwujudan dari Sila 4 Pancasila juga merupakan bentuk perwujudan kedaulatan rakyat. Dengan adanya hajatan politik lima tahunan itu, kedaulatan rakyat terjaga.
Dalam melaksanakan kedaulatan rakyat lewat Pemilu, Pilkada tidak boleh dilandasi dendam dan kebencian. Menyebar kebencian bukan watak bangsa Indonesia. Sebaiknya kita ciptakan Semangat Baru untuk Sukabumi Unggul.
“Pelaksanaan kedaulatan rakyat tak boleh surut meski perlu menyesuaikan dengan keadaan. Itulah hakikat dari Empat Pilar Bangsa (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika) yang tujuannya untuk keberlangsungan bangsa Indonesia,” paparnya.
Lanjut HG, apapun bentuknya kedaulatan rakyat tidak boleh dikesampingkan, karena gagasan besar dari kedaulatan rakyat adalah menyelamatkan rakyat. Pada 9 Desember 2020, ratusan kabupaten dan kota serta puluhan provinsi menggelar Pilkada serentak, termasuk Kabupaten Sukabumi.
“Diharapkan Pilkada yang digelar mampu melahirkan pemimpin atau kepala daerah yang mampu mengembangkan nilai-nilai Pancasila dan membawa Sukabumi Unggul Lahir Batin,” harapnya.
Dari sosialisasi empat pilar bangsa dan bernegara Pancasila, UUD, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika inilah panduan bagi kita untuk mendapatkan kedewasaan dan kebijakan tersebut. Tentunya harus dipahami secara benar dan diikuti dengan implementasi-nya di kehidupan sehari-hari.
“Saya dan kami meyakini, nilai-nilai Empat Pilar akan mampu tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya setelah berakhirnya Pilkada. Kepada para pasangan calon Pilkada, pemahaman dan implementasi Empat Pilar tidak hanya sebatas saat kampanye dan pemilihan saja,” tutupnya.
Reporter: Rizki II Redaktur: Ujang Herlan












