JURNALSUKABUMI.COM – Arah dukungan kandidat dan penetapan mitra koalisi Partai Gerakan Indonesia (Gerindra) pada Pilkada Kabupaten Sukabumi 2020 banyak ditunggu sejumlah kalangan. Pasalnya, partai besutan Prabowo Subianto di kabupaten terluas kedua di Jawa dan Bali ini merupakan “Jawara” Pemilu 2019 lalu dengan menyabet 9 kursi dari 50 kursi DPRD Kabupaten Sukabumi.
Sekretaris DPC Partai Gerindra Kabupaten Sukabumi, Agus Firmansyah, Selasa (25/08/2020), memastikan rekomendasi DPP untuk pasangan calon di Pilkada Kabupaten Sukabumi belum diterima.
“Sampai detik ini, kami masih menunggu. DPP belum menyerahkan rekomnya ke kami (DPC, red). Kemungkinan di akhir Agustus ini,” tegas mantan Komisioner KPU Kota Sukabumi ini.
Di sisi lain, hingga Selasa (25/08/2020) belum adanya tim sukses, pasangan calon, maupun partai politik yang berkoordinasi secara resmi dengan KPU Kabupaten Sukabumi. Padahal, tahapan pencalonan pemilihan Bupati dan Wabup Sukabumi 2020 tinggal menghitung hari, dimulai dengan masa pengumuman pendaftaran paslon pada 28 Agustus hingga 3 September.
Lalu, dilanjutkan pada 4-6 September yakni tahapan pendaftaran Paslon. Di tanggal sama, bersamaan tahapan verifikasi syarat pencalonan. Kemudian, ada beberapa tahapan lagi hingga akhirnya pada 24 September 2020 ke tahap pengundian dan pengumuman nomor urut paslon.
“Sampai hari ini yang datang secara resmi ke help desk pencalonan belum ada.Yang berkoordinasi via telepon ada, berkaitan dengan syarat calon dan syarat pencalonan,” ungkap Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sukabumi, Budi Ardiansyah, Selasa (25/08/2020).
Disebutkan Budi, meski tidak secara resmi sampai saat ini baru dua parpol yang berkoordinasi. Namun, Budi masih enggan menyebutkan nama parpol tersebut. “Yang berkoordinasi sudah ada dua parpol,” tegasnya.
Diketahui, sejumlah tokoh Sukabumi masuk dalam radar penjaringan Gerindra. Sebut saja Wakil Bupati Sukabumi Adjo Sardjono, Ketua DPC Gerindra sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara, dan beberapa kandidat lainnya baik dari kader internal maupun eksternal.
Reporter: Rizky Miftah | Redaktur: E Sulaeman












