JURNALSUKABUMI.COM – Hujan deras yang sering terjadi belakangan ini mengakibatkan banjir yang berdampak terhadap puluhan rumah warga yang terletak di dua desa, yakni Desa Benda dan Desa Tenjoayu, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Banjir tersebut terjadi akibat luapan air dari selokan Cimanggis, karena meningkatnya debit pembuangan air dari hulu dan diduga adanya penyumbatan dihilirnya.
Camat Cicurug, Wawan Godawan Saputra mengatakan, hari ini pihaknya melakukan pertemuan dengan menghadirkan pihak PT. Waskita pekerja Bocimi, Double track dan Perum Griya Benda Asri.
“Hari ini kita melakukan pertemuan untuk ketiga kalinya, dan rencananya akan membentuk tim untuk terjun ke lapangan, Insya Allah besok mulai action supaya tidak terlalu lama,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (07/08/2020).
Menurutnya, pertemuan ketiga ini sudah ada kesepakatan dari semua pihak. Bahkan, pihaknya akan membuat tim operasional untuk mengecek langsung ke lapangan dan menyisir aliran air dari hulu hingga hilir.
Sementara itu, Developer Perum Griya Benda Asri Adhitia memaparkan, terjadinya banjir dilingkungannya itu akibat luapan dari selokan Cimanggis. Pasalnya, sejak dulu di tempat itu tidak pernah banjir.
“Ada puluhan rumah yang terdampak banjir jika turun hujan deras. Bahkan banjirnya berpariatif, ada yang masuk ke dalam rumah dan hanya depan rumahnya saja,” tandasnya.
Adhitia berharap, permasalahan ini bisa secepatnya terealisasi, karena jika terus dibiarkan, ia sangat prihatin dengan melihat kondisi warga yang terkena dampak tersebut.
“Ya saya berharap secepatnya ada penanganan dari pihak-pihak terkait, supaya warga tidak terkena dampak dikemudian hari,” tutupnya.
Reporter: Herwanto II Redaktur: Ujang Herlan












