Pendopo Sukabumi Bakal Diselimuti Kain Kafan, BASB Nilai Pemerintah Daerah Kehilangan Arah

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gelombang kritik terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Sukabumi kembali menguat. Kali ini, Benteng Aktivis Sukabumi Bersatu (BASB) menyiapkan aksi simbolik dengan membentangkan kain kafan sepanjang sekitar 40 meter untuk menutupi Pendopo Kabupaten Sukabumi di depan Alun-alun Palabuhanratu.

Aksi tersebut bukan sekadar unjuk rasa, melainkan simbol yang menggambarkan matinya harapan terhadap arah pembangunan daerah yang dinilai semakin kehilangan identitas dan keberpihakan kepada masyarakat.

Ketua BASB Kabupaten Sukabumi, Firman Nirwana, mengatakan kain kafan dipilih sebagai simbol “mati suri” pemerintahan daerah yang dinilai belum mampu menjawab berbagai persoalan publik.

“Kain kafan ini simbol. Simbol duka kami sebagai anak daerah. Duka karena cinta kami kepada tanah leluhur. Duka karena malu kepada leluhur kami yang telah berjuang membangun Sukabumi,” ujar Firman, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, kritik yang disampaikan bukan didasari kepentingan politik ataupun ambisi kekuasaan. BASB mengaku hadir membawa kegelisahan masyarakat yang menilai pembangunan daerah berjalan tanpa arah yang jelas.

Firman menilai berbagai persoalan, mulai dari penataan ruang, wajah pusat kota, hingga pengelolaan kawasan publik, masih belum menunjukkan perubahan yang signifikan. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat pemerintah daerah layak melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah pembangunan yang sedang dijalankan.

“Kami tidak menuntut jabatan. Kami menuntut arah. Kami menuntut keberanian untuk menata ulang. Menata kota dengan hati, menata ruang dengan budaya, dan menghadirkan pusat kota yang memiliki jati diri,” tegasnya.

Aksi membentangkan kain kafan itu, lanjut Firman, merupakan bentuk kritik moral agar pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Ia menegaskan BASB tidak memosisikan diri sebagai pihak yang berseberangan dengan pemerintah, melainkan sebagai bagian dari masyarakat yang menginginkan perubahan.

“Kami datang bukan sebagai musuh, tetapi sebagai mitra. Sebagai anak yang mengingatkan orang tuanya,” katanya.

Firman berharap simbol kain kafan tidak dimaknai sebagai ajakan untuk mengubur harapan masyarakat terhadap Kabupaten Sukabumi. Sebaliknya, aksi tersebut diharapkan menjadi pengingat bahwa pemerintah perlu melakukan koreksi terhadap berbagai kebijakan yang dinilai belum menyentuh persoalan mendasar masyarakat.

“Karena kota yang baik lahir dari keberanian mengoreksi diri. Bentangkan kain ini bukan untuk mengubur harapan, tetapi untuk membangunkan Sukabumi dari tidur panjangnya,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM
Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi
Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya
Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan
HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil
HUT TNI ke-81, Dandim 0607 Sampaikan Amanat Panglima: Kepercayaan Rakyat Sebagai Amanah
Bencana Datang, Pangan Terancam, Narkoba Mengintai: Ini Fokus Kodim 0622 Sukabumi
Dari Ancaman Hibrida hingga Bencana di Momen HUT TNI, Kodim 0622 Sukabumi Perkuat di Wilayah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:04 WIB

BPJS PBI Nonaktif, KNPI Palabuhanratu Desak Selaraskan Pelayanan dengan Jaminan KDM

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:49 WIB

Senyum 26 Anak Warnai Khitanan Massal Gratis di Hari Santri Sukabumi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Penataan Lapang Sekarwangi Jadi Ruang Terbuka Publik Tak Ubah Fungsi Sebelumnya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Ada Dugaan Pencemaran? DLH Sukabumi Punya Laboratorium Terakreditasi untuk Uji Lingkungan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:05 WIB

HUT TNI ke-81, Forkopimcam Parakansalak Beri Kejutan Kue Kekuatan untuk Koramil

Berita Terbaru