JURNALSUKABUMI.COM – Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kementerian Republik Indonesia (RI) bersama Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI kembali garap program padat karya hingga pelosok desa.
Program tersebut dalam upaya mencegah stunting atau gangguan pertumbuhan badan pada anak berupa pembangunan kamar mandi dan septic tank guna memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi yang baik bagi masyarakat.
Satu diantaranya, penerima manfaat program penyediaan air bersih dan sanitasi tersebut dirasakan di Desa/ Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.
“Ada 26 titik bantuan yang kami terima yakni berbentuk kamar mandi dan septic tank. Bersyukurnya lagi, program ini dikerjakan oleh warga sekitar penerima manfaat,” ujarnya Kepala Desa Cidahu, Asep Saepul Parlan jurnalsukabumi.com, Rabu (22/07/2020).
Stunting tersebut memang tidak bisa dianggap sebelah mata. Sebab, salah satu dampaknya khusunya pertumbuhan anak lebih pendek atau perawakan pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.
“Umumnya disebabkan asupan makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Dengan program bantuan kamar mandi dan septic tank ini diharapkan daat dimanfaatkan masyarakat untuk lebih bisa menerapkan pola lingkungan yang lebih sehat,” terang Asep.
Kades mengimbau kepada warga, dalam pelaksanan pembagunan bantuan tersebut selalu mengutamakan keselamatan kerja dan tetap menggunakan protokol kesehatan. “Harus utamakan keselamatan dalam bekerja dan wajib menggunakan masker,” imbuhnya.
Lanjut Asep, dengan adanya pembangunan tersebut, semoga bisa bermanfaat bagi warga yang membutuhkan dan bisa dipergunakan dengan baik. Disamping itu, pembangunan kamar mandi ini juga dimonitoring langsung oleh Bhabinkamtibmas dan Babinsa.
“Agar pembangunan sesuai dengan RAB. Saya juga melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk selalu memonitoring pembangunan supaya hasilnya memuaskan,” tutupnya.
Reporter: Herwanto II Redaktur: Ujang Herlan












