BRIN dan Nusa Putra University Siapkan Riset Produksi Garam Sehat Berbasis Solar Still di Sukabumi 

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Nusa Putra University (NPU), Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan sejumlah pemangku kepentingan melaksanakan survei lapangan di pesisir Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada 2–3 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi langkah awal pengembangan riset produksi garam sehat menggunakan teknologi Solar Still.

Survei tersebut merupakan tindak lanjut rapat koordinasi dan pemantapan program riset yang digelar secara daring pada 30 Juni 2026. Tim gabungan melakukan identifikasi lokasi yang dinilai paling sesuai untuk penerapan teknologi pengolahan garam berbasis energi surya sebagai solusi inovatif bagi masyarakat pesisir selatan Sukabumi.

Teknologi Solar Still memanfaatkan energi matahari untuk mengolah air laut sehingga menghasilkan garam yang lebih higienis, sehat, dan ramah lingkungan. Selain meningkatkan kualitas produk, teknologi ini juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru melalui pengembangan industri garam berbasis teknologi tepat guna.

Periset BRIN, Dr. Ir. Dasep Hasbullah, S.P., M.Si., IPM, mengatakan riset ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pengembangan teknologi Solar Still merupakan salah satu bentuk inovasi yang dapat diterapkan secara berkelanjutan di wilayah pesisir. Harapannya, teknologi ini mampu meningkatkan kualitas produksi garam sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Pengembangan riset ini juga didukung Prof. Dr. Ir. Yoyon Ahmudiarto, M.Sc., IPM, yang berkontribusi dalam aspek rekayasa teknologi dan sistem. Keterlibatan para peneliti dari berbagai disiplin ilmu menunjukkan komitmen bersama untuk menghasilkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA). Adi Gumbara, S.Pi., M.Si., bersama Irvan Avianto, S.Pi., M.Si., Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah, menilai pengembangan teknologi garam berbasis Solar Still sejalan dengan visi daerah dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurut mereka, pesisir selatan Sukabumi memiliki potensi sumber daya kelautan yang besar sehingga perlu didukung penerapan teknologi modern untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.

Sebagai mitra akademik, Nusa Putra University berperan aktif melalui tim riset yang dipimpin Ir. Anang Suryana, S.Pd., M.Si., dosen Teknik Elektro NPU. Tim ini juga melibatkan Dian Permana, S.Pi., Ir. Paikun, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng. selaku Direktur LPPM Nusa Putra University, serta Prof. Siva Kumar, dosen internasional asal India yang memberikan perspektif global dalam pengembangan teknologi pengolahan garam.

Melalui sinergi BRIN, Nusa Putra University, BAPPERIDA, Dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, riset ini diharapkan menghasilkan model produksi garam yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan. Hasil penelitian tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas garam nasional, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir Sukabumi melalui pemanfaatan teknologi berbasis inovasi.

Kolaborasi ini sekaligus mempertegas komitmen Nusa Putra University dalam mengembangkan riset terapan yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah, nasional, hingga global.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Akses Vital Warga Terputus 5 Bulan, Jembatan Leles Akhirnya Segera Dibangun
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah
DPPKB Sukabumi Dorong Desa Buana Jaya Jadi Desa Model Berbasis Keluarga Berkualitas
SPPT PBB 2026 Terbit, Kades Jayanti Imbau Warga Segera Lunasi Pajak
Rumah Warga di Parakansalak Sukabumi Ambruk, Kepala Desa Bojongasih Imbau Warga Waspada!
Gema Ramadan Padepokan Silaturahmi: Bangun Karakter Generasi Muda Melalui Seni Beladiri dan Religi
Digiring Pakai Rompi Oranye, Kades Neglasari Jadi Tersangka Korupsi Rp394 Juta
Bupati Sukabumi Asep Japar Resmikan Bale Binangkiti Desa Sagaranten

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:56 WIB

BRIN dan Nusa Putra University Siapkan Riset Produksi Garam Sehat Berbasis Solar Still di Sukabumi 

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:39 WIB

Akses Vital Warga Terputus 5 Bulan, Jembatan Leles Akhirnya Segera Dibangun

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:30 WIB

Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:52 WIB

DPPKB Sukabumi Dorong Desa Buana Jaya Jadi Desa Model Berbasis Keluarga Berkualitas

Rabu, 15 April 2026 - 13:54 WIB

SPPT PBB 2026 Terbit, Kades Jayanti Imbau Warga Segera Lunasi Pajak

Berita Terbaru