Grand Final Mojang Jajaka 2025, Wajah Baru Pariwisata Sukabumi Segera Lahir

Jumat, 3 Oktober 2025 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Malam yang ditunggu-tunggu masyarakat Sukabumi segera tiba. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Pariwisata akan menggelar Grand Final Pemilihan Duta Wisata Mojang Jajaka Kabupaten Sukabumi 2025, Jumat (3/10/2025).

Ajang prestisius ini akan berlangsung di Auditorium Universitas Nusa Putra, Kecamatan Cisaat, Sukabumi, mulai pukul 19.00 WIB.

Puluhan finalis terbaik yang telah melalui berbagai tahapan seleksi siap tampil di panggung untuk memperebutkan predikat sebagai wajah baru pariwisata Sukabumi.

Kabid Pemasaran pada Dispar Kabupaten Sukabumi, Luki Mufti mengatakan bahwa Mojang Jajaka bukan hanya ajang adu penampilan, melainkan juga ruang untuk menunjukkan kualitas generasi muda yang berwawasan budaya, berkarakter, dan memiliki visi memajukan pariwisata daerah.

“Grand Final Mojang Jajaka ini adalah momentum lahirnya duta wisata yang siap mengharumkan nama Sukabumi di tingkat Jawa Barat bahkan nasional. Mereka akan menjadi ikon promosi destinasi unggulan Sukabumi kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Acara yang setiap tahun selalu ditunggu masyarakat ini dipastikan berlangsung meriah dengan sentuhan seni, budaya, dan kreativitas anak muda Sukabumi.

Para finalis akan tampil memukau dengan busana daerah, unjuk bakat, hingga sesi tanya jawab yang menguji pengetahuan mereka seputar pariwisata, budaya, dan pembangunan daerah.

“Siapakah yang akan menjadi Mojang dan Jajaka Sukabumi 2025? Saksikan langsung malam puncaknya, dan mari kita dukung generasi muda yang peduli pada budaya dan pariwisata daerah,” tambah Luki.

Ajang ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat promosi pariwisata, memperluas jejaring, dan melibatkan peran aktif anak muda sebagai agen perubahan.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan
Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:56 WIB

Tantri Kotak Puji Antusias Penonton Geopark Ciletuh, Insiden Pelukan Jadi Pengingat Soal Keamanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:32 WIB

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Berita Terbaru