Mahasiswa Asing Universitas Nusa Putra Antusias Ikuti Seren Taun ke-446 di Kasepuhan Sinar Resmi

Rabu, 16 Juli 2025 - 17:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Tradisi Seren Taun ke-446 yang digelar di Kasepuhan Sinar Resmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Minggu (13/7/2025), tak hanya menarik perhatian masyarakat lokal, tetapi juga memikat mahasiswa internasional dari Nusa Putra University (NPU).

Tiga mahasiswa asing yang hadir dalam acara budaya tahunan ini adalah Drey dari Afrika Selatan, Asma dari Pakistan, dan Esha dari Bangladesh. Kunjungan mereka merupakan bagian dari program interkultural NPU untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal Indonesia kepada mahasiswa internasional.

“Tempat ini menakjubkan. Banyak orang hadir untuk merayakan dan melestarikan budaya mereka. Banyak negara mulai melupakan budaya, tapi Indonesia terus menjaga nilai-nilai masa lalu. Ini luar biasa,” ujar Drey, mahasiswa asal Afrika Selatan.

Asma juga menyampaikan kesannya terhadap pelestarian budaya yang kuat di Kasepuhan Sinar Resmi.

“Saya suka bagaimana mereka merayakan budaya untuk meningkatkan kesadaran generasi muda. Rumah-rumah dan atap di desa ini juga sangat otentik. Semuanya terasa hidup,” tuturnya.

Sementara Esha dari Bangladesh menyoroti kekayaan nilai budaya yang tersaji dalam setiap prosesi Seren Taun.

“Ini pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Saya melihat banyak hal baru, dan belajar banyak tentang keberagaman budaya di sini,” ujarnya.

Seren Taun merupakan tradisi adat sebagai bentuk syukur atas hasil panen dan doa untuk musim tanam berikutnya. Nilai-nilai spiritual, kearifan lokal, dan hubungan harmonis antara manusia dengan alam menjadi inti dari perayaan ini.

Kepala International Relation Office (IRO) Nusa Putra, Sabri Prince, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi internasionalisasi berbasis budaya.

“Kami ingin mahasiswa internasional tidak hanya belajar teknologi dan akademik, tetapi juga memahami akar budaya Indonesia secara langsung. Ini bagian dari diplomasi budaya yang memperkuat toleransi dan empati lintas budaya,” jelas Sabri.

 

Berita Terkait

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi
Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030
Pria Tertemper KA Pangrango di Parungkuda Alami Luka di Kepala
Cetak Jurnalis Muda, PKBM Ummi Kulsum Kota Sukabumi Bekali Siswa Ilmu Jurnalistik
Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD
Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan
Hari Santri 2026, Bupati Sukabumi Dorong Santri Kuasai Teknologi Tanpa Kehilangan Tradisi Pesantren
Serangan Lalat dan Bau Tak Kunjung Hilang, Warga Nagrak Desak Tutup Permanen

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 15:18 WIB

Pengemudi Toyota Rush Penabrak Lima Pejalan Kaki di Parungkuda Diamankan Polisi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Asep Japar Sah Nahkodai DPD Golkar Kabupaten Sukabumi 2025–2030

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:50 WIB

Cetak Jurnalis Muda, PKBM Ummi Kulsum Kota Sukabumi Bekali Siswa Ilmu Jurnalistik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Dulu Susah Air, Kini 60 KK dan Siswa SDN Cikole Nikmati Manfaat Sumur Bor TMMD

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Pesan Prabowo di Rakornas TPAKD 2026, Bupati Sukabumi Ikuti Penguatan Akses Keuangan

Berita Terbaru