DPRD: Administrasi DOB Sukabumi Utara Rampung, Tinggal Tunggu Pencabutan Moratorium

Selasa, 10 Juni 2025 - 00:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Proses administrasi pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Sukabumi Utara telah diselesaikan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Namun, pembentukan wilayah otonom baru tersebut masih belum dapat direalisasikan dalam waktu dekat karena terganjal kebijakan moratorium dari pemerintah pusat.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Muttawali, usai menerima audiensi dari Prosedium DOB Kabupaten Sukabumi Utara, di Gedung DPRD Jajaway, Selasa (10/6/2025).

“Dari sisi administrasi, Pemkab Sukabumi sudah menuntaskan semua tahapan. Tinggal menunggu keputusan di tingkat pusat, terutama soal pencabutan moratorium pemekaran wilayah oleh Presiden,” ujar Budi Azhar.

Menurutnya, dukungan dari DPRD tetap kuat terhadap aspirasi masyarakat Sukabumi bagian utara yang telah lama menginginkan percepatan pemekaran.

Ia menilai bahwa DOB bukan hanya kebutuhan politik, tetapi lebih kepada dorongan untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.

“Kita paham, ini menyangkut harapan besar masyarakat. Pemekaran bukan sekadar pemisahan wilayah administratif, tapi upaya agar pembangunan bisa lebih merata dan respons pemerintah terhadap kebutuhan warga menjadi lebih cepat dan efisien,” jelasnya.

Budi juga menyampaikan bahwa DPRD siap menjembatani aspirasi ini ke pemerintah pusat, termasuk mendorong melalui jalur politik dan kelembagaan yang tersedia.

“Kami terus berkomunikasi dan siap memfasilitasi agar semangat masyarakat Sukabumi Utara ini tetap terjaga, sambil menunggu kepastian dari pusat,” tambahnya.

Ia pun mengapresiasi langkah Prosedium DOB yang terus aktif mendorong realisasi pemekaran secara konstitusional dan tetap menjaga stabilitas sosial.

“Audiensi hari ini menunjukkan bahwa proses advokasi yang dilakukan oleh masyarakat dan tokoh-tokoh Sukabumi Utara berlangsung secara sehat dan demokratis,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Tanah Telantar dan Transportasi Jadi Fokus
Reses Dewan Badot di Bojonggenteng, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas
DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah
DPRD Soroti Status Tanah Warga, Aspirasi Mengemuka dalam Reses di Cikakak
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Warga Waluran, Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama
Warga Sampaikan Berbagai Usulan, Teddy Setiadi Siap Kawal hingga Masuk Program Pembangunan
Jemput Aspirasi Warga, 49 Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Geber Reses Ke-2 di 147 Titik

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:12 WIB

DPRD dan Pemkab Sukabumi Sepakati Dua Raperda Strategis, Tanah Telantar dan Transportasi Jadi Fokus

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:39 WIB

Reses Dewan Badot di Bojonggenteng, Infrastruktur dan Pertanian Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:37 WIB

DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:10 WIB

DPRD Soroti Status Tanah Warga, Aspirasi Mengemuka dalam Reses di Cikakak

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB