Disbudpora: Bunker Jepang Pinangjajar Jadi Wisata Edukasi Berbasis Sejarah

Selasa, 10 Juni 2025 - 23:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen melestarikan situs-situs bersejarah sebagai bagian dari penguatan identitas budaya daerah. Salah satunya adalah Situs Bunker Jepang Pos Pengintai Pinangjajar yang terletak di Kampung Pinangjajar, Desa Sukamukti, Kecamatan Waluran.

Struktur beton peninggalan era Perang Dunia II ini menjadi saksi bisu masa penjajahan Jepang dan pernah difungsikan sebagai titik pengawasan strategis militer Jepang di pesisir selatan Jawa Barat.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, menegaskan bahwa keberadaan situs ini merupakan warisan sejarah yang sangat penting dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif.

“Letaknya sangat strategis. Dari bunker ini, militer Jepang bisa memantau jalur laut dan pergerakan di darat. Ini bagian dari sistem pertahanan mereka yang dirancang dengan sangat matang,” jelas Yudi.

Bunker ini berdimensi tinggi sekitar 2 meter, panjang 7 meter, lebar 3 meter, dan kedalaman sekitar 6 meter. Terdapat pula ruang tambahan sedalam 3 meter yang diyakini sebagai pusat komunikasi atau perlindungan dari serangan udara.

Lokasinya yang berada di jalur Ciletuh–Palabuhanratu UNESCO Global Geopark (CPUGGp) menjadi nilai tambah, karena bisa terintegrasi dengan wisata geopark yang sudah dikenal internasional.

“Dengan narasi sejarah yang kuat dan lokasi yang menarik, situs ini sangat potensial menjadi destinasi wisata budaya dan edukasi,” imbuh Yudi.

Sejak tahun 2018, Disbudpora telah melakukan penataan awal di area situs, seperti pembangunan akses jalan, pemasangan papan informasi, dan penyediaan gerbang masuk. Semua langkah ini diiringi dengan pendekatan edukatif, agar pengunjung tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga memahami nilai historis bangunan tersebut.

“Kami ingin generasi muda belajar dari sejarah, karena pemahaman masa lalu adalah fondasi pembangunan masa depan,” ujar Yudi.

Disbudpora juga melibatkan warga sekitar dan komunitas lingkungan dalam aksi penghijauan, menanam pohon-pohon pelindung untuk menciptakan suasana yang asri sekaligus memperkuat daya dukung ekologis kawasan.

Selain Pinangjajar, terdapat tiga titik bunker lain yang teridentifikasi di wilayah Desa Sukamukti. Namun, saat ini baru situs Pinangjajar yang telah ditata dan dibuka untuk umum. Kunjungan ke lokasi ini tidak dipungut biaya, namun pengunjung diimbau menjaga kebersihan dan tidak merusak struktur bangunan.

“Situs ini bisa dijadikan laboratorium sejarah terbuka, baik untuk pelajar, mahasiswa, maupun peneliti. Kami di Disbudpora siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan potensi edukatifnya,” tandas Yudi.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 
MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu
Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan
Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September
Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026
Retribusi Jalan, Dermaga Terbengkalai, HNSI Soroti Pendangkalan Dermaga Palabuhanratu
Sirkuit Cibayawak Resmi Dibuka, 60 Pembalap Jabar-Banten Adu Nyali di Jampangkulon
Panen Durian Cikakak Membludak, Petani Minta HJKS ke-156 Jadi Momentum Festival

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:19 WIB

100 Becak Listrik Bantuan Prabowo Siap Mengaspal di Sukabumi, Kawasan Wisata Targetnya 

Selasa, 22 September 2026 - 20:17 WIB

MRC No One Knows Jelajahi Sukabumi, dari Rakit Bambu hingga Pesisir Palabuhanratu

Sabtu, 19 September 2026 - 14:53 WIB

Touring Lintas Selatan Bupati Sukabumi, Enam Titik Disambangi Bawa Bakti Sosial dan Bantuan

Minggu, 13 September 2026 - 22:16 WIB

Expo HJKS ke-156 Berakhir, Pesta Rakyat Masih Menghibur Warga Hingga 20 September

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Dari Perebut Kujang hingga Bola Seuneu, Sajian Kolosal Antar Opening Sukabumi Expo 2026

Berita Terbaru

HEADLINE

Pelantikan PWI Jabar, KDM Tekankan Peran Pers Perangi Hoaks

Jumat, 2 Okt 2026 - 14:12 WIB