Besutan Disbudpora, Kolaborasi Kasepuhan Adat dan Pelajar Tampil Memukau

Kamis, 17 April 2025 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Gelar Budaya Rakyat dalam rangka pisah sambut Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, di Alun-Alun Palabuhanratu, Kamis (17/4/2025), sukses mencuri perhatian publik.

Di balik kemeriahan acara ini, Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Sukabumi memainkan peran krusial dalam menghadirkan konsep dan sajian budaya yang memikat.

Mengusung tema “Merajut Harmoni, Melestarikan Tradisi, Menuju Sukabumi Mubarokah”, kegiatan ini bukan hanya perayaan seremonial, melainkan panggung ekspresi budaya dan bentuk nyata pelestarian tradisi lokal.

Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Yudi Mulyadi, mengungkapkan bahwa pihaknya sengaja merancang acara dengan menghadirkan nuansa lintas generasi, yang diwujudkan lewat kolaborasi antara tokoh kasepuhan adat dengan pelajar SMK Mutiara.

“Ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi pesan kuat bahwa budaya tradisi harus diwariskan dengan cara yang relevan. Kolaborasi ini adalah cara kami memastikan nilai-nilai leluhur tetap hidup dan diterima oleh generasi muda,” ujar Yudi.

Pertunjukan yang melibatkan dongdang, dogdog lojor, tari jaipongan, hingga jipeng, disambut antusias oleh masyarakat. Bahkan penampilan seni kontemporer berbasis tradisi yang dibawakan pelajar, mendapat tepuk tangan meriah sebagai bukti bahwa tradisi bisa bersinergi dengan kreativitas generasi baru.

Menurut Yudi, Disbudpora terus berkomitmen untuk memperkuat budaya daerah melalui pendekatan yang adaptif, salah satunya dengan melibatkan pelajar dan komunitas seni lokal secara aktif.

“Kami ingin membangun ekosistem budaya yang inklusif. Jadi tidak hanya kasepuhan atau seniman senior, tapi juga generasi muda yang kami dorong untuk tampil dan belajar dari para maestro,” tambahnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya
Mutiara Indah Palabuhanratu, Kuliner Tepi Pantai dengan Sunset Memukau

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:32 WIB

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:17 WIB

Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 

Berita Terbaru