Festival dan Gelar Budaya Hari Nelayan Palabuhanratu Bakal Kembali Digelar Meriah

Selasa, 15 April 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Kabar gembira bagi masyarakat Sukabumi dan para wisatawan! Festival Hari Nelayan Palabuhanratu ke-65 siap kembali digelar dengan rangkaian acara budaya yang spektakuler.

Perayaan tahunan yang sarat nilai tradisi ini akan berlangsung mulai 20 April hingga 31 Mei 2025, dengan puncak acara pada 21 Mei 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyebutkan bahwa gelaran Hari Nelayan tahun ini menjadi ajang perayaan masyarakat pesisir, dan juga momentum kebangkitan sektor pariwisata dan pelestarian budaya lokal.

“Festival ini bukan sekadar acara seremonial. Ini adalah ruang ekspresi budaya yang telah menjadi warisan turun-temurun masyarakat Palabuhanratu,” ujar Sendi, Selasa (15/4/2025).

Sementara itu, Ketua Panitia Hari Nelayan Palabuhanratu, Nandang, menegaskan bahwa berbagai agenda telah disiapkan untuk menyemarakkan festival.

Mulai dari karnaval budaya, pertunjukan seni tradisional, pesta rakyat, hingga ritual adat Upacara Laut, semuanya akan digelar untuk menyambut rasa syukur kepada Tuhan atas hasil laut yang melimpah.

“Puncaknya pada 21 Mei nanti akan ada upacara adat dan prosesi larung sesaji ke laut. Ini menjadi simbol penghormatan masyarakat nelayan kepada alam,” jelas Nandang.

Festival ini juga akan dimeriahkan oleh pelaku UMKM, pertunjukan musik lokal, lomba tradisional, dan wahana kuliner khas pesisir yang siap memanjakan pengunjung.

Dengan harapan besar, kegiatan ini dapat mendongkrak kunjungan wisatawan sekaligus menjadi media edukasi budaya bagi generasi muda.

“Jangan lewatkan! Catat tanggalnya dan jadilah bagian dari momen budaya paling ikonik di pesisir selatan Jawa Barat ini. Ajak keluarga, teman, dan rekan kerja untuk merasakan semarak Hari Nelayan Palabuhanratu yang ke-65!,” tandas Nandang.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata
DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi
Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula
447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi
Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 
Pantai Karang Pamulang Dinilai Kian Kumuh, Wisatawan Asing Batalkan Pesanan Hotel 
Bupati Sebut Seren Taun Kasepuhan Sinar Resmi Benteng Ketahanan Pangan dan Warisan Budaya
Mutiara Indah Palabuhanratu, Kuliner Tepi Pantai dengan Sunset Memukau

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:18 WIB

Jangan Bangga dengan UNESCO, Wisata Sukabumi Perlu Sentuhan Nyata

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:41 WIB

DPRD Dorong Syukuran Nelayan Ciwaru Jadi Penggerak Ekonomi dan Pelestarian Budaya Pesisir Sukabumi

Rabu, 15 Juli 2026 - 08:42 WIB

Lihat Laut dari Dalam, Komunitas PENYU Sukabumi Buka Kelas Try Scuba untuk Pemula

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:32 WIB

447 Tahun Tak Lekang Zaman, Seren Taun Ciptamulya Masih Bertahan di Tengah Modernisasi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:13 WIB

Fakta! Laut Sukabumi Lebih Dekat ke Pulau Christmas Australia Ketimbang Banyuwangi 

Berita Terbaru