Ratusan Pengemudi Ojol Mogok di Lapang Merdeka, Tuntut Aplikator Hapus Layanan Aceng dan Slot

Senin, 17 Februari 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Ratusan pengendara ojek online (ojol) di Kota Sukabumi melakukan aksi mogok narik atau off bid (mematikan aplikasi) secara massal, berlangsung di Lapang Merdeka Kota Sukabumi. Unjuk rasa itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas dari aksi yang dilakukan pengemudi ojol di depan kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Senin (17/02/2025).

Koordinator aksi Hendra Mulyadi mengatakan, mereka melakukan off bid dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Pantauan di lokasi, titik kumpul aksi berada di Jalan Masjid Kota Sukabumi.

Kemudian ratusan driver ojol juga melakukan long march dari Jalan Masjid menuju Jalan Veteran, Jalan Suryakencana, Jalan R Syamsudin SH, lalu ke Jalan Siliwangi, Jalan Bhayangkara, dan Jalan Sudirman.

“Kita melakukan mogok dari jam 08.00 WIB pagi sampai jam 11.00 WIB. Kalau diperkirakan itu ada 30-40 komunitas yang ikut. Kalau orangnya mungkin sekitar 500. Tidak semuanya (mogok) karena kita membebaskan kepada teman-teman yang on bid,” kata Hendra.

Hendra menyampaikan, dalam aksi kali ini ojol Sukabumi menuntut supaya pihak aplikator menghapus sistem Aceng dan Slot. Mereka menilai kebijakan layanan tersebut tak menguntungkan bagi para driver.

“Tuntutan kita hari ini Senin 17 Februari adalah menghapus layanan Slot dan Aceng juga mengenai kebijakan dari aplikator yang semena-mena kepada driver ojol. Tuntutan kita dalam aksi damai kali ini hanya untuk membantu dan ikut solidaritas teman-teman kita yang melakukan aksi yang sama. Tapi itu ada audiensi dengan Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta,” ujarnya.

Dia mengaku, layanan Aceng dan Slot selama ini dinilai kurang manusiawi dan cenderung lebih merugikan driver ojol karena tarifnya sangat murah.

“Dari tarif, karena tarifnya lebih murah dari pada reguler. Yang kalau untuk Aceng yang namanya Aceng disebutnya itu harganya 5.000,slot itu harganya 6.000. Aceng (layanan pengangkutan makanan) aplikasi di Gojek, slot di Grab,” ungkapnya.

Dia berharap, pihak aplikator dapat menindaklanjuti tuntutan para driver ojek online terhadap layanan aceng dan slot.

“Harapannya dengan adanya layanan tersebut dihapus kita kembali reguler kembali ke normal aja,” sambungnya.

 

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ahmad Fikri

Berita Terkait

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar
Kejari Sukabumi Terima Pelimpahan Kasus Kematian Nizam, Ayah Kandung Jadi Tersangka
Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 
Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda
Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026
Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan
Peduli MBG, Ribuan Warga Sukabumi Gelar Doa Bersama
BPR Sukabumi Percepat Layanan Digital, Pendaftaran Nasabah Kini Bisa Dimulai dari Genggaman

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:12 WIB

Jeruji Sel Dijebol, Tahanan Polsek Lengkong Kabur dan Lukai Polisi Saat Dikejar

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:19 WIB

Pengembang Perum Pratama Residence Cijulang Kembali Didemo, Warga: Stop Janji Busuk! 

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:19 WIB

Truk Wingbox Terguling Usai Hantam Mobil Listrik BYD di Exit Tol Parungkuda

Kamis, 25 Juni 2026 - 00:29 WIB

Nusa Putra Tembus Ranking Dunia, Masuk Kampus Terbaik Jawa Barat dalam THE Sustainability Impact Ratings 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:16 WIB

Ratusan Prajurit Yon Armed 13 Nanggala Berangkat ke Perbatasan, Bupati: Kami Bangga dan Mendoakan

Berita Terbaru