Dari Panti ke TPS, 67 ODGJ Welas Asih Tunjukkan Hak Politiknya

Rabu, 27 November 2024 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Sebanyak 67 Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Panti Welas Asih, Kampung Cipatuguran, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, turut berpartisipasi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Terlihat Pria dan Wanita penghuni Panti berjalan ke TPS yang sudah disediakan. Mereka difasilitasi untuk mencoblos di TPS umum disatukan dengan masyarakat sekitar namun sesuai prosedur, dengan tetap menjaga kerahasiaan pilihan.

Ketua KPPS 14 Desa Jayanti, Sunardi, menyampaikan bahwa proses pencoblosan bagi penghuni panti berjalan lancar dan tertib.

“Alhamdulillah, dengan pendampingan dari pihak panti, panwaslu, dan saksi, seluruh tahapan dilakukan sesuai aturan. Ada pemilih yang datang ke TPS, dan ada juga yang dilayani di panti karena kondisi mereka,” ujarnya.

Dari 67 ODGJ, sebanyak 35 orang melakukan pencoblosan langsung di TPS, sementara 9 orang lainnya yang tidak dapat hadir dilayani di panti.

“Proses di TPS maupun di panti dilakukan dengan menjaga kerahasiaan dan hak pilih mereka,” tambahnya.

Ketua LKS Panti Welas Asih, Leni Nuramini, menjelaskan bahwa hanya ODGJ yang kondisinya stabil yang diizinkan untuk mencoblos.

“Mereka dibagi ke enam TPS sesuai domisili. Hak pilih mereka dijamin seperti warga lainnya, dan mereka memilih berdasarkan identitas kependudukan,” katanya.

Menurut Leni, Partisipasi ODGJ dalam Pilkada menjadi wujud nyata penghormatan terhadap hak politik setiap warga negara, termasuk kelompok rentan.

“Kami memastikan mereka tetap mendapatkan hak pilihnya dengan prosedur yang sesuai,” tutup Leni.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan
Ratusan Buruh ‘Kepung’ Kantor BPJS Ketenagakerjaan Sukabumi Keluhkan Pencaloan Pencairan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru