Ada ‘Kura-kura’ Tanpa Kepala Ditemukan di RTH Tenjo Resmi Palabuhanratu?

Selasa, 5 November 2024 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Warga Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dihebohkan dengan penemuan patung kura-kura tanpa kepala di ruang terbuka hijau (RTH) Tenjo Resmi.

Patung yang dikenal sebagai salah satu ikon Kabupaten Sukabumi ini biasanya menampilkan wujud lengkap seekor kura-kura, namun kini tampak berbeda, dengan bagian kepala yang hilang.

Patung kura-kura yang terbuat dari tembok ini terletak di taman RTH Tenjoresmi dan selama ini menjadi daya tarik bagi pengunjung. Patung ini dirancang menyerupai kura-kura sungguhan, lengkap dengan tubuh dan cangkang.

Namun, kondisi terbaru menunjukkan patung tersebut kini tanpa kepala, menyisakan badan dan cangkangnya saja, yang membuatnya tampak tidak utuh.

Perubahan mendadak pada ikon ini memicu berbagai spekulasi dari warga sekitar. Beberapa menduga ada pihak yang sengaja merusak patung tersebut, sementara yang lain menganggap ini hanya kejadian tidak disengaja akibat kondisi cuaca atau faktor alam lainnya.

Seorang pengunjung Supriadi yang melihat langsung patung kura-kura tersebut menyatakan keterkejutannya,

“Biasanya patungnya utuh dan sering jadi tempat foto. Sekarang malah jadi aneh, kura-kura tanpa kepala begini,” ucapnya, Selasa (5/11/2024).

Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar ikon kebanggaan mereka ini dapat kembali seperti semula.

“Semoga segera diperbaiki beserta fasilitas penunjang RTH lainnya,” harapnya.

Sebelumnya, Fasilitas di ruang terbuka hijau (RTH) Taman Tenjo Resmi, semakin memprihatinkan. Beberapa bagian, seperti pagar yang mengelilingi area taman dan toilet umum, mengalami kerusakan parah.

Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Sukabumi, Herdiawan Waryadi, mengakui kondisi tersebut dan menjelaskan bahwa langkah perbaikan akan dilakukan secara bertahap. Namun, hingga saat ini, fokus utama masih pada perawatan dan pemeliharaan taman yang ada.

“Iya, nanti akan ada intervensi perbaikan secara bertahap. Sekarang, kami masih fokus pada pemeliharaan tanaman dan menginventarisir kebutuhan di taman-taman lainnya agar bisa disesuaikan dengan perencanaan anggaran,” kata Herdiawan.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Sering Terjadi Kecelakaan, Tikungan Kebun Teh Cigaru Kembali Renggut Korban Jiwa
Gudang Sarpras RSUD Sekarwangi Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pantulan Sinar Matahari pada Pecahan Kaca
Kantor Desa Balekambang Nyaris Hangus Terbakar, Perangkat Desa Sigap Padamkan
Terminal Tipe B Palabuhanratu Jadi Potret Buram Infrastruktur Penyangga Wisata Sukabumi
Jangan Tertipu Jalan Lurus! Belokan Phopo Jadi Titik Rawan Kecelakaan di Cisolok
Jalan Rusak Renggut Harapan, Pemuda Sukabumi Meninggal dalam Perjalanan Berobat
Gagal Nanjak, Truk Singkong Terguling di Sukabumi
DPRD Sukabumi Kawal Hak 332 Eks Karyawan, Dua Perusahaan Tambang Mangkir dari Audiensi

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 19:14 WIB

Sering Terjadi Kecelakaan, Tikungan Kebun Teh Cigaru Kembali Renggut Korban Jiwa

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:45 WIB

Gudang Sarpras RSUD Sekarwangi Terbakar, Api Diduga Berasal dari Pantulan Sinar Matahari pada Pecahan Kaca

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:15 WIB

Kantor Desa Balekambang Nyaris Hangus Terbakar, Perangkat Desa Sigap Padamkan

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:44 WIB

Terminal Tipe B Palabuhanratu Jadi Potret Buram Infrastruktur Penyangga Wisata Sukabumi

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:04 WIB

Jangan Tertipu Jalan Lurus! Belokan Phopo Jadi Titik Rawan Kecelakaan di Cisolok

Berita Terbaru