Jalan Rusak Renggut Harapan, Pemuda Sukabumi Meninggal dalam Perjalanan Berobat

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Duka mendalam menyelimuti Kampung Cilampahan, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi. Seorang pemuda, Dede Trisno (27), meninggal dunia saat berjuang menuju Puskesmas Tegalbuleud untuk mendapatkan pertolongan medis.

Tragedi yang terjadi pada Senin (6/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB itu kembali menyoroti sulitnya akses layanan kesehatan di wilayah terpencil akibat kondisi infrastruktur jalan yang belum memadai.

Dede, yang diketahui telah lama menderita penyakit paru-paru, terpaksa dibawa menggunakan sepeda motor oleh warga. Ambulans tidak dapat menjangkau rumahnya karena akses jalan menuju Kampung Cilampahan tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Namun perjuangan itu harus berakhir pilu. Sebelum tiba di puskesmas, Dede mengembuskan napas terakhir di tengah perjalanan.

Kesedihan keluarga semakin bertambah ketika jenazah almarhum tidak dapat dibawa menggunakan ambulans. Warga akhirnya bergotong royong membuat tandu sederhana dari kain sarung untuk membawa Dede pulang menuju rumah duka.

Salah seorang tetangga korban, Tumang Wijaya Kusuma, mengatakan peristiwa tersebut bukan sekadar musibah, melainkan gambaran nyata sulitnya masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan akibat akses jalan yang rusak.

“Almarhum berangkat menggunakan sepeda motor karena tidak ada kendaraan lain yang bisa masuk. Sebelum sampai ke puskesmas beliau meninggal dunia. Saat dipulangkan, jenazah kami tandu menggunakan kain sarung karena ambulans tidak bisa masuk ke kampung,” ujarnya.

Menurut Tumang, kondisi tersebut bukan hanya dialami warga Kampung Cilampahan. Sedikitnya tiga kedusunan di Desa Sumberjaya, yakni Cilampahan, Kiaralawang, dan Kiarasapi, hingga kini masih menghadapi persoalan akses jalan yang rusak dan sulit dilalui kendaraan.

Akibatnya, setiap kali ada warga yang sakit, ibu hamil yang hendak melahirkan, maupun kondisi darurat lainnya, masyarakat harus mengandalkan tenaga manusia untuk menandu pasien menuju titik yang dapat dijangkau kendaraan.

Bagi warga, peristiwa yang menimpa Dede menjadi pengingat bahwa keterbatasan akses infrastruktur bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga dapat menentukan keselamatan seseorang saat membutuhkan pertolongan medis secepat mungkin.

“Masyarakat berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret memperbaiki akses jalan menuju wilayah tersebut. Mereka ingin pelayanan kesehatan dapat diakses tanpa harus mempertaruhkan keselamatan warga yang sedang berjuang melawan sakit,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan 

Berita Terkait

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 
Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap
Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak
Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet
Geger Penemuan Kerangka Manusia di Hutan Jati Sagaranten, Polisi Selidiki Identitas Korban
Kemarau Panjang, Petani Sayur di Bojonggenteng Terpaksa Pikul Air Ratusan Meter

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:39 WIB

Liburan Berubah Duka, Dua Pelajar Meninggal Terseret Ombak di Pantai Kapitol Sukabumi 

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:38 WIB

Pickup Bermuatan Kelapa Terguling dan Berbalik Arah di Tanjakan Buniwagi Palabuhanratu

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:23 WIB

Disandingkan dengan Foto Orang Hilang, Akhirnya Misteri Kerangka di Sagaranten Terungkap

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Senin, 13 Juli 2026 - 16:09 WIB

Mogok di Tol Bocimi, Vidio Keluhan Penumpang Bus MGI Palabuhanratu-Bogor Tuai Respons Warganet

Berita Terbaru