Kantor Desa Balekambang Nyaris Hangus Terbakar, Perangkat Desa Sigap Padamkan

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

‎JURNALSUKABUMI.COM – Bangunan Kantor Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, nyaris hangus terbakar sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (9/7/2026).

Beruntung, perangkat desa dengan sigap mengambil tindakan langsung menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) sehingga kobaran api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke seluruh bangunan.

Informasinya, peristiwa tersebut terjadi diduga akibat korsleting listrik dari alat pemanas air (water heater) yang masih terhubung ke stop kontak.

‎Api pertama kali muncul dari salah satu ruangan di kantor desa dan sempat membakar sejumlah fasilitas di dalamnya.

‎Kepala Desa Balekambang, Yudi Setiadi, membenarkan insiden tersebut. Ia juga mengapresiasi respons cepat perangkat desanya yang sigap melakukan pemadaman awal sehingga dampak kebakaran dapat diminimalkan sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

‎Sementara itu, Wakil Komandan (Wadan) Pos Damkar Cibadak, Heri, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi usai menerima laporan dari masyarakat.

‎ “Saat kami tiba, api sudah hampir padam. Yang tersisa hanya bara dan kepulan asap karena sebelumnya perangkat desa telah berhasil mengendalikan api menggunakan APAR,” ujar Heri.

‎Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik pada alat pemanas air yang masih tersambung ke sumber listrik.

‎”Tidak ditemukan adanya ledakan. Dugaan sementara api berasal dari pemanas air listrik yang masih terpasang pada stop kontak hingga memicu korsleting,” jelasnya.

‎Akibat kejadian tersebut, sejumlah aset milik Pemerintah Desa Balekambang mengalami kerusakan, di antaranya satu unit komputer, meja kerja, kursi, jendela beserta kusennya, serta sebagian dokumen administrasi yang ikut terbakar.

‎Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua
Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu
Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 
Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!
Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan
Puluhan Rumah Rusak, Wabup Andreas Bakal Temui Warga Terdampak di Cicurug
Jalur Air Warga Ditutup Urugan, Kekhawatiran Banjir Mengintai Kampung Mariuk Simpenan 
Soal Lahan Parkir Pasar Palabuhanratu Bergolak, Ini Sikap Masing-masing Pihak!

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:35 WIB

Buaya 70 Kg Terjerat Jaring di Sungai Cibubuay, Warga Simpenan Sebut Ada Buaya Kedua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Nelayan Temukan Jasad Mengapung, Ternyata Pelajar Hilang Terseret Ombak 4 Hari Lalu

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:33 WIB

Bukan Pelanggan! Sanca 3 Meter Tiba-tiba Kagetkan Pemilik Warung di Palabuhanratu 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Pengerukan Tanah Merah Belum Berizin Kembali Disorot, BEM PTNU Desak Penghentian Sementara!

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Wabup Andreas Pantau Dampak Cuaca Ekstrem di Cicurug, Pemkab Sukabumi Perkuat Penanganan

Berita Terbaru