Pilkada Kota Sukabumi, Pengamat: Kampanye Hitam Sudah Tak Zaman!

Rabu, 30 Oktober 2024 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Pengamat politik, Asep Deni menilai bahwa perilaku kampanye hitam atau black campain sudah tak zaman lagi digunakan.

Menurutnya, para pasangan calon (paslon) Walikota dan Walikota pada Pilkada Kota Sukabumi harus terus bergerak untuk menaikkan popularitas dan elektabilitasnya di sisa waktu yang ada sebelum pemilihan.

“Saat ini bukan musim nyerang satu sama lain itu tidak menjadi menarik, sekarang itu bagaimana membuat personal branding para paslon oleh timnya agar bisa menjelaskan kinerjanya dan nilai itu mudah dicerna oleh semua lapisan masyarakat,” kata Asep Deni saat pada awak media, Selasa (28/10/2024).

Asep memaparkan, setidaknya ada 2 model kampanye yang bisa menaikan elektabilitas ketiga paslon di Pilkada Kota Sukabumi.

Menurut dosen Universitas Linggabuana itu, model kampanye tersebut ialah door to door serta melalui jejaring platfrom media sosial.

“Generasi lama itu senangnya mereka ketemu dengan paslon, ada yang mengenalkan, sedangkan pemilih milenial dan diatasnya mereka lebih senang pada platfrom media sosial sebab hampir semua memiliki gadget,” sambungnya.

Dari model kampanye dari rumah ke rumah atau door to door, Asep Deni menilai bahwa para paslon harus memiliki pegangan tokoh di daerah tersebut agar bisa mengkapitalisasi suara.

Sedangkan kampanye di media sosial, hal itu akan menarik perhatikan kalangan muda serta mudah diingat.

Asep Deni juga berhap, ketiga paslon yang berkontestasi di Pilkada Kota Sukabumi bisa memaparkan program mereka dengan baik dan menjawab keraguan yang ada di masyarakat.

“Para paslon harus menawarkan program program unggulan yang terbaik, dan bisa menunjukan kemampuan menjelaskan menarasikan, menerjemahkan, visi-misi serta program mereka, sebab hal itu juga bisa menambah popularitas mereka,” tegas Asep Deni.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Momen Tak Terduga di Parungkuda, Warga Dikagetkan Kedatangan Bupati Sukabumi
Terpilih Secara Demokratis, Ena Suharna Pimpin PBH SPI Sukabumi Raya
Hati-Hati Penipuan! Akun Bodong Catut Nama Kajari Kabupaten Sukabumi
Bah Anom Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Kabupaten Sukabumi, Usung Semangat “MASAGI” dan PWI KUAT
Hercules: DPC GRIB JAYA Kabupaten Sukabumi Raih Predikat DPC Terbaik Nasional
Kawal Visi Baru Ketum DPN, DPC PERADI SAI Sukabumi Raya Hadiri Rakernas I di Jakarta
Hari Otonomi Daerah, Hergun: Tekankan Pentingnya Kemandirian Fiskal dan Kesejahteraan Rakyat
Peringati Hari Otda, Kang Budi Azhar: “Otonomi Harus Berdampak pada Ekonomi Akar Rumput”

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:54 WIB

Momen Tak Terduga di Parungkuda, Warga Dikagetkan Kedatangan Bupati Sukabumi

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:55 WIB

Terpilih Secara Demokratis, Ena Suharna Pimpin PBH SPI Sukabumi Raya

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:16 WIB

Hati-Hati Penipuan! Akun Bodong Catut Nama Kajari Kabupaten Sukabumi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 11:48 WIB

Bah Anom Terpilih Aklamasi Pimpin PWI Kabupaten Sukabumi, Usung Semangat “MASAGI” dan PWI KUAT

Minggu, 10 Mei 2026 - 17:45 WIB

Hercules: DPC GRIB JAYA Kabupaten Sukabumi Raih Predikat DPC Terbaik Nasional

Berita Terbaru

PERISTIWA

Dua Warga Nagrak Korban Pembacokan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Jumat, 12 Jun 2026 - 11:15 WIB