JURNALSUKABUMI.COM – 29 unit laptop Chromebook di SDN 1 Cibodas, Desa Cibodas, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi hilang. Kehilangan tersebut mengganggu pelaksana ratusan pelajar menjelang Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Diketahui, Laptop yang merupakan bantuan pemerintah tahun 2022 ini seharusnya digunakan oleh siswa kelas V, namun insiden pencurian sebelum digunakan telah memicu keresahan di kalangan sekolah dan orang tua.
Kehilangan tersebut menciptakan dilema besar bagi pihak sekolah yang sedang dalam persiapan menghadapi ujian berbasis komputer. Asesmen ini tidak hanya sekadar ujian, tetapi juga penilaian menyeluruh mengenai kualitas pembelajaran di tiap daerah.
Ana Supriatna, seorang guru di SDN 1 Cibodas, menyampaikan bahwa laptop terakhir kali dilihat pada Kamis, 26 September 2024. Saat sekolah berencana menggunakannya untuk simulasi ANBK dua hari kemudian, laptop-laptop yang disimpan rapi di lemari telah raib.
“Peristiwa ini sangat mengganggu persiapan siswa. Sebab, laptop-laptop ini sangat diperlukan agar anak-anak terbiasa menggunakan komputer sebelum pelaksanaan ANBK,” jelas Ana, Jumat (11/10/2024).
Ana mengaku, Kehilangan perangkat di saat persiapan simulasi menempatkan SDN 1 Cibodas dalam situasi yang sulit, karena simulasi ANBK dijadwalkan akan dimulai pada 16 Oktober, dan ujian utamanya pada 4 November mendatang. Selain itu, dirinya terkejut saat pertama kali menyadari hilangnya perangkat tersebut.
“Kami sempat berpikir mungkin dibereskan penjaga atau dipindahkan ke tempat lain, tapi setelah ditelusuri, benar-benar hilang,” ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Palabuhanratu Kompol Roni Haryanto telah membenarkan bahwa laporan pencurian ini sudah diterima dan tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut. “Laporan sudah kami terima dan kasus ini masih dalam penyelidikan,” tegasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












