Tampilkan Keberagaman Budaya, Politisi Golkar Pilih Berpakaian Adat Ini!

Selasa, 10 September 2024 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-154, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi turut warnai dengan memakai pakaian adat di Nusantara.

Satu di antaranya kekompakan Politisi Golkar yang mengusung konsep menampilkan keberagaman budaya dengan menggunakan pakaian tradisional di berbagai daerah.

Bahkan, dua srikandi dari fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Rahma Sakura Ramkar dan Silvie Gustiana Derin, tampil nyentrik dengan mengenakan pakaian adat Lampung dan Batak Toru.

Rahma Sakura Ramkar mengenakan pakaian adat Lampung, sebuah pilihan yang diakuinya spontan tanpa alasan khusus, selain untuk menunjukkan inisiatif berbeda dari biasanya.

“Sebetulnya tidak ada alasan khusus kenapa memilih adat Lampung, karena ini HJKS, kita dari perempuan inisiatif memakai baju adat. Biasanya dari tahun ke tahun hanya menggunakan kebaya nasional, tapi kali ini kami ingin tampil beda,” ujar Rahma, Wakil Rakyat asal Dapil IV Kabupaten Sukabumi ini.

Rahma berharap Kabupaten Sukabumi bisa semakin maju, tidak hanya dari segi pemerintahan tetapi juga masyarakatnya.

“Harapannya, semoga Kabupaten Sukabumi bisa lebih maju, bukan hanya pemerintahnya, tapi masyarakatnya juga bisa bersama-sama. Pemerintah bisa menyalurkan program dengan baik, pembangunan merata, dan masyarakat dapat memanfaatkan serta menjaga fasilitas yang diberikan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Sementara itu, Silvie Gustiana Derin, anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Dapil III juga tampil dengan pakaian adat Batak Toru, memperlihatkan kekayaan budaya yang menjadi bagian dari perayaan HJKS.

Ia menyebutkan bahwa keberagaman ini penting untuk dirayakan, terutama di tengah suasana persiapan Pilkada yang akan datang.

“Hari ini kami tampil dengan beragam pakaian adat seperti Sunda, Batak, Dayak, Melayu, dan lainnya. Kebersamaan ini adalah cerminan dari keberagaman budaya yang kita miliki sebagai bangsa,” ujar Silvie.

Silvie juga menggarisbawahi pentingnya menciptakan keberagaman dalam persatuan, terutama menjelang pemilihan kepala daerah.

“Harapan ke depan di hari jadi Kabupaten Sukabumi, Sukabumi bisa lebih baik lagi, apalagi sebentar lagi menghadapi Pilkada. Mari kita ciptakan keberagaman dengan pemimpin baru yang mampu membawa perubahan positif,” tandasnya.

Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah
DPRD Soroti Status Tanah Warga, Aspirasi Mengemuka dalam Reses di Cikakak
DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik
DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Warga Waluran, Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama
Warga Sampaikan Berbagai Usulan, Teddy Setiadi Siap Kawal hingga Masuk Program Pembangunan
Jemput Aspirasi Warga, 49 Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Geber Reses Ke-2 di 147 Titik
Ketua DPRD: Pancasila Harus Hidup dalam Kebijakan dan Kehidupan Masyarakat
Idul Adha 1447 H, Reza Taojiri Ajak Warga Sukabumi Perkuat Solidaritas dan Kepedulian Sosial

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:37 WIB

DPRD Dorong Penguatan UMKM dan Pertanian, Ekonomi Warga Jadi Fokus Reses Dewan Jajah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:10 WIB

DPRD Soroti Status Tanah Warga, Aspirasi Mengemuka dalam Reses di Cikakak

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:44 WIB

DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Hergun Tegaskan Pentingnya Partisipasi Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:41 WIB

DPRD Sukabumi Serap Aspirasi Warga Waluran, Infrastruktur Jalan Jadi Keluhan Utama

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:30 WIB

Warga Sampaikan Berbagai Usulan, Teddy Setiadi Siap Kawal hingga Masuk Program Pembangunan

Berita Terbaru