JURNALSUKABUMI.COM – Penemuan mayat di Karangpapak, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Rabu (05/06/2024), memunculkan kesaksian warga setempat tentang kehidupan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang diduga sebagai korban.
Jaka, seorang saksi mata, mengungkapkan bahwa pria tersebut sering mondar-mandir di sekitar pantai dan terlihat dalam kondisi kesehatan yang memburuk.
Menurut Jaka, pria tersebut sering terlihat berjalan sendiri menyusuri pantai dan kadang-kadang diam di seputaran pantai.
“Orang tersebut sering berjalan sendiri menyusuri pantai dan kadang juga suka diam di seputaran pantai. Namun, pada waktu itu sudah terlihat sakit dengan kondisi perut yang besar dan kaki bengkak,” ungkap Jaka, Kamis (06/06/2024).
Penemuan ini menambah kesadaran warga akan pentingnya perhatian terhadap ODGJ yang sering kali hidup tanpa perawatan yang memadai. Warga berharap pihak berwenang dapat lebih aktif memberikan perhatian dan bantuan kepada ODGJ untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
“Sebelumnya, pria tersebut sudah lama terlihat sakit dengan kondisi perut yang besar dan kaki yang bengkak. Kami berharap ada tindakan lebih lanjut dari pihak berwenang untuk membantu ODGJ di sekitar kami,” tambah Jaka.
Kapolsek Cisolok, AKP Nandang Herawan, mengatakan bahwa penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan identitas mayat dan penyebab kematiannya. Saat ini, mayat tersebut telah dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk dilakukan visum.
“Kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan identitas mayat dan penyebab kematiannya. Namun, indikasi awal menunjukkan bahwa pria tersebut adalah seorang ODGJ yang sering terlihat di sekitar pantai,” kata Kapolsek.
AKP H Nandang Herawan, menyatakan bahwa mayat tersebut diduga merupakan seorang ODGJ. Mayat laki-laki itu ditemukan oleh seorang manusia silver yang hendak beristirahat di gedung bekas kafe Fans atau villa, yang berlokasi di Karangpapak.
Ketika hendak beristirahat, manusia silver tersebut mencium bau busuk yang sangat menyengat. Dia kemudian mencari sumber bau tersebut dan menemukan sesosok mayat yang sudah dalam kondisi membusuk, dengan belatung di sekujur tubuhnya.
“Setelah mengetahui bahwa sumber bau busuk tersebut adalah mayat, manusia silver tersebut melaporkan temuannya kepada orang yang ada di pantai, yang kemudian diteruskan ke Polsek,” katanya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












