Kaesang Diminta Nyalon di Sukabumi, Benahi Wilayah Terluas se-Jawa Barat

Selasa, 23 April 2024 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, dikabarkan mendapat permintaan untuk mencalonkan diri sebagai pemimpin di wilayah Kabupaten Sukabumi. Permintaan ini datang dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk tokoh politik dan pemuda.

Alasan utama di balik permintaan ini adalah luas wilayah Sukabumi yang menjadi yang terluas di Jawa Barat, yaitu 14.873,55 km². Dengan luas wilayah yang besar, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan dimajukan.

Banyak masyarakat Sukabumi yang berharap Kaesang dapat membawa perubahan positif bagi wilayah mereka. Kaesang dikenal sebagai sosok muda yang kreatif dan inovatif, dan diharapkan dapat membawa ide-ide segar untuk memajukan Sukabumi.

Ketua Lingkar Intlektual Sukabumi, Faiz Abdul Muhaimin

“Sukabumi membutuhkan pemimpin muda yang visioner dan inovatif seperti Mas Kaesang. Kami yakin Kaesang dapat membawa perubahan positif bagi wilayah kami,” ungkap Ketua Lingkar Intlektual Sukabumi, Faiz Abdul Muhaimin, Selasa (23/04/2024).

Masyarakat Sukabumi juga berharap Kaesang dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di wilayah mereka, seperti infrastruktur yang belum memadai, kemiskinan, dan pengangguran.

“Kami berharap Kaesang dapat fokus pada pembangunan infrastruktur di Sukabumi. Banyak jalan di Sukabumi yang masih rusak dan ini menghambat perekonomian,” imbuhnya.

Hingga saat ini, Kaesang belum memberikan tanggapan terkait permintaan tersebut. Namun, beberapa pihak terdekat Kaesang mengatakan bahwa mereka sedang mempertimbangkannya.

Masyarakat Sukabumi akan terus menunggu keputusan Kaesang. Mereka berharap Kaesang dapat memberikan jawaban yang positif dan bersedia untuk memimpin wilayah mereka.

Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 
Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah
Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen
17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup
Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028
Parah! Antrean Truk di SPBU Cibadak Kuasai Bahu Jalan, Pengendara Premium Terjebak
Cabai Jadi Harapan Hidup, Petani Sukabumi Rela Panggul Air Jauh ke Lereng Kebun
Dihantam Botol dan Batu Gegara Uang, Misteri Kerangka di Hutan Jati Sagaranten Akhirnya Terpecahkan

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 21:23 WIB

17 Tahun Irigasi Mati, Dinas PU Dinilai Gagal Menyelamatkan Pertanian di Cikadu Sukabumi 

Senin, 20 Juli 2026 - 18:39 WIB

Tebak Skor Piala Dunia 2026 Bersama Hergun, 48 Pemenang Terima Hadiah

Senin, 20 Juli 2026 - 15:54 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Petani Sukabumi Harapkan Bantuan Pompa Air untuk Menyelamatkan Panen

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

17 Tahun Irigasi Terbengkalai, Sawah Hilang, Warga Cikadu Gali Sumur di Bekas Saluran Air Demi Bertahan Hidup

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:46 WIB

Resmi Dilantik, Kang Sule Kembali Pimpin SMSI Sukabumi Raya 2025–2028

Berita Terbaru