DP3A Kabupaten Sukabumi Gencarkan Sekolah Ramah Anak, Antisipasi Kenakalan Remaja

Rabu, 21 Februari 2024 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, akhirnya angkat bicara terkait maraknya kasus tawuran pelajar di kalangan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Bahkan, baru-baru ini salah seorang siswa SMP di wilayah Kecamatan Gunungguruh, dikabarkan meninggal dunia setelah terlibat duel ala gladiator.

“Pertama kami merasa prihatin dengan adanya tawuran antar pelajar SMP itu, dan ini juga harus disikapi bersama ini merupakan tanggungjawab bersama,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi, Eki pada Rabu (20/02/2024).

Menurutnya, semua pihak harus dapat bekerjasama dalam menanggulangi persoalan tawuran pelajar. Mulai dari pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, pihak sekolah maupun orangtua dan masyarakat lainnya.

“Oleh karena itu mari bersama-sama mencegah kejadian ini agar tidak terulang lagi,” ucapnya.

Eki mengatakan, bahwa DP3A Kabupaten Sukabumi kerap sekali melakukan edukasi dan sosialisasi kepada para pelajar dan pihak sekolah soal bahaya kekerasan anak atau pencegahan tawuran pelajar tersebut.

“Namun demikian, karena jumlah sekolah, kemudian murid juga yang begitu banyak sekali, maka kami mohon bantuan dan kerjasama dari semua pihak atau stakeholder lainnya, untuk bersama-sama bisa mencegah dan menghilangkan kegiatan ataupun kejadian tawuran yang sangat merugikan kita semua,” jelasnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi sudah membentuk Satgas atau Satuan Tugas yang fokus untuk menangani persoalan pelajar. Khususnya, dalam mengantisipasi terjadinya kenakalan pelajar atau tawuran pelajar. Namun, demikian kasus perkelahian anak di wilayah Kabupaten Sukabumi, masih saja terulang.

“Untuk Satgas tawuran itu, kan sudah dibentuk lama juga. Hanya kita di sisi DP3A, karena satu tim ya kita bersama-sama sesuai tupoksinya. Kita dari DP3A ada program sekolah ramah anak,” tuturnya.

“Mudah-mudahan melalui program sekolah ramah anak ini, kita bisa menekan dan mensosialisasikan kepada sekolah-sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Sukabumi,” sambung dia.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah
Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi
Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi
ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI
Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi
Mahasiswa Hukum NPU Raih Bronze Medal di MEC 8 Lombok, Usung Gagasan Ini!
Bikin Bangga! Dua Siswa Terbaik Sukabumi Lolos Paskibraka Jawa Barat 2026
Keren! SMI Team Silat Edan Borong 5 Piala di O2SN Pencak Silat Kecamatan Cicurug 2026

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:57 WIB

Gandeng RCC Bandung, UMMI Dongkrak Produktivitas Dosen Lewat Workshop Karya Ilmiah

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:34 WIB

Kang Anom: PWI Siap Jadi Pengawas SPMB Bersih di Sukabumi

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:41 WIB

Disdik Sukabumi Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Bebas Diskriminasi

Senin, 25 Mei 2026 - 20:42 WIB

ADPUB Goes to Visit, Mahasiswa UMMI Pelajari Sistem Demokrasi di KPU RI

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:13 WIB

Kemenkes Puji Totalitas Bupati Sukabumi Dorong Fakultas Kedokteran Pertama di Sukabumi

Berita Terbaru