RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi Pastikan Fasilitas Rawat Inap Mencukupi

Rabu, 23 Agustus 2023 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – RSUD R Syamsudin SH Kota memastikan ketercukupan fasilitas rawat inap untuk pasien, jika terjadi adanya lonjakan pasien rawat inap, mengingat musim kemarau biasanya ada peningkatan kasus ISPA dan DBD.

Kasus Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) yang ditangani RSUD R Syamsudin SH hingga 22 Agustus 2023 sebanyak 52 orang.

Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian RSUD R syamsudin SH Supriyanto mengatakan, belum ada data pembanding untuk menyatakan kalkulasi kasus ISPA di Sukabumi menurun atau meningkat, beberapa diantaranya dirawat dengan riwayat penyakit pemberat lain.

“Untuk ISPA ke IGD ada 52 pasien 1 sampai 22 Agustus , kalau ISPA tidak terlalu berat kecuali ada penyakit penyerta lain yang biasanya pasien harus dirawat. Dari 52 itu 8 orang dirawat pasti ada penyakit penyerta bukan hanya ISPA aja, yang lain biasanya seperti asma yang tidak membaik dengan penanganan darurat,” ujar Supriyanto saat ditemui di RSUD Bunut, Rabu (23/08/2023).

Adapun mengenai fasilitas rawat inap di RSUD Bunut, dia menyebut masih memadai untuk merawat pasien dengan berbagai keluhan yang membutuhkan penyembuhan di rumah sakit.

“Untuk tempat tidur dari 517 unit sudah terisi sekitar 400 unit, jadi memang tidak merata semua ada yang penuh ada yang nggak tergantung dari ketersediaan (kategori) ruang itu,” jelasnya.

Keseluruhan data ketersediaan fasilitas rawat inap tersebut disesuaikan dengan kategori perawatan. Namun sejauh ini, sebagian besar pasien rawat inap berasal dari riwayat penyakit jantung dan penyakit dalam.

“Jangan sampai ada miskomunikasi terkait ruangan karena tergantung kebutuhannya,” tutupnya.

Reporter: Fira AFS | Redaktur: AA Rohman

Berita Terkait

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota
Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan
Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki
Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak
Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda
Sejumlah Indomaret di Sukabumi Mendadak Tutup, Warga Bingung Ada Apa?
Kepergok di Vila Kosong, Terduga Pencuri Nyaris Diamuk Massa di Parungkuda
Kades di Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Proyek Desa, Korban Rugi Puluhan Juta Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:50 WIB

Sukabumi Menggugat! Massa Desak Ayep Zaki Mundur dari Kursi Wali Kota

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:01 WIB

Jalan Kampung Bojongkopi Longsor Empat Tahun Lalu, Warga Keluhkan Belum Ada Perbaikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:38 WIB

Diberi Tenggat 30 Hari, Massa Aksi 2.6.26 Layangkan Gugatan untuk Ayep Zaki

Senin, 1 Juni 2026 - 15:10 WIB

Puncak Arus Balik Iduladha, Kemacetan di Cibadak Mengular hingga Jalur Alternatif Nagrak

Senin, 1 Juni 2026 - 12:57 WIB

Pancasila di Tengah Tantangan Zaman, Pesan Bupati Sukabumi untuk Generasi Muda

Berita Terbaru