Mengaku Bernama Yayan Asal Citepus, Kakek Ini Masih Dirawat di Griya Lansia Nagrak

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Seorang kakek-kakek yang belum diketahui identitasnya kini mendapatkan perawatan di Panti Sosial Griya Lansia, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/7/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria tersebut merupakan korban laka lantas dan sudah diselesaikan pihak kepolisian. Setelah kejadian, korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Usai menjalani perawatan, lansia tersebut tidak mampu menjelaskan alamat asal maupun identitas keluarganya secara jelas. Ia juga diketahui mengalami kesulitan mengingat informasi tentang dirinya.

Sekitar tiga hari lalu, pihak kepolisian kemudian menyerahkan lansia tersebut ke Griya Lansia Nagrak agar mendapatkan perlindungan sementara serta perawatan kesehatan.

Berdasarkan pantauan, pria tersebut diperkirakan berusia sekitar 65 tahun, berkulit sawo matang, bertubuh kurus, serta memiliki rambut dan kumis yang telah memutih. Saat ditemukan, ia mengenakan baju berwarna biru dan celana panjang berwarna gelap. Diduga, ia mengalami gangguan daya ingat sehingga belum dapat memberikan keterangan yang jelas mengenai identitasnya.

Pengurus Griya Lansia Nagrak, Ika Suhermawati, berharap informasi ini dapat sampai kepada keluarga, kerabat, maupun masyarakat yang mengenali ciri-ciri lansia tersebut.

“Kami memohon bantuan masyarakat. Barangkali ada yang mengenali wajah atau ciri-cirinya, silakan segera menghubungi kami atau kantor desa terdekat agar beliau bisa segera dipertemukan kembali dengan keluarganya. Beliau mengaku bernama Yayan dan berasal dari Citepus,” ujar Ika.

Saat ini, lansia tersebut masih belum berhasil diidentifikasi secara pasti. Kondisinya dilaporkan stabil, namun belum dapat berjalan sehingga masih menjalani perawatan di Griya Lansia Nagrak.

“Selama berada di panti, bapak ini mendapatkan tempat tinggal, makanan, serta pendampingan yang layak, sementara proses penelusuran identitasnya terus dilakukan bersama aparat kepolisian dan pekerja sosial,” tandasnya.

Reporter: Idris Andriansah | Redaktur: Ujang Herlan

Berita Terkait

Terbaru! Dugaan Keracunan MBG di Sukabumi, Tiga Santri Masih Dirawat
Exit Tol Parungkuda Mengular Siang Ini, Arus Keluar Padat Merayap
Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak
Ade Suryaman Ikuti Peresmian Jembatan Garuda di Sukabumi yang Dicanangkan Presiden
Diskan Serahkan 300 Mangrove, Komunitas PENYU Siap Hijaukan Pesisir Palabuhanratu
Umumkan 4 Layanan Baru, Pasien Gawat Darurat Jantung Kini Bisa Ditangani di RSUD Sekarwangi
DPMD Soroti Posisi Kades Tamanjaya, BPD Didorong Segera Tempuh Langkah Pemberhentian
Remaja di Cibadak Diduga Jadi Korban Penipuan, Motor Dibawa Kabur OTK

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:42 WIB

Terbaru! Dugaan Keracunan MBG di Sukabumi, Tiga Santri Masih Dirawat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:04 WIB

Diduga Bakar Sampah, Api Membesar di Belakang Pabrik Saos Cibadak

Kamis, 13 Agustus 2026 - 18:23 WIB

Ade Suryaman Ikuti Peresmian Jembatan Garuda di Sukabumi yang Dicanangkan Presiden

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:25 WIB

Diskan Serahkan 300 Mangrove, Komunitas PENYU Siap Hijaukan Pesisir Palabuhanratu

Rabu, 12 Agustus 2026 - 15:24 WIB

Umumkan 4 Layanan Baru, Pasien Gawat Darurat Jantung Kini Bisa Ditangani di RSUD Sekarwangi

Berita Terbaru