JURNALSUKABUMI.COM – Unit Organisasi Bersifat Khusus (UOBK) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jampangkulon, Kini telah memiliki Unit Patologi Anatomi yang dapat melakukan prosesing jaringan.
Unit Patologi Anatomi merupakan laboratorium khusus untuk mendiagnosis penyakit melalui materi biologi yang berasal dari organ jaringan, sel, atu cairan melalui proses sistematik tertentu.
” Fine Needle Aspirasy Biopsy (FNAB) atau biosprasi jarum halus bertujuan untuk mendiagnosis itu tumor atau bukan, dan jika tumor termasuk tumor ganas atau bukan,” kata Lia Desti, Humas RSUD Jampangkulon, Selasa (31/01/2023).
Hasil FNAB inilah yang nantinya menjadi patokan dokter untuk menentukan di terapi, cukup minum obat, harus dioperasi, atau jika ganas bisa dioperasi di RSUD Jampangkulon atau dirujuk.
“Setelah FNAB, kemudian dilakukan proses diagnosis dengan cara melihat slide melalui mikroskop,” imbuhnya
Hal itu terbagi ke dalam beberapa bagian, pertama yaitu prosesing jaringan operasi atau jaringan di potong, kemudian setelah dipotong lalu dimasukkan kedalam mesin prosesing.
“RSUD Jampangkulon sudah memiliki mesin prosesing yang bagus sehingga 3,5 jam bisa dapat selesai, dan jika jaringannya besar bisa hanya mencapai 12 jam lamanya,” jelasnya.
Setalah masuk tahap prosesing, nantinya jaringan menjadi blok parafin atau blok lilin dan kemudian dipotong menjadi pita tipis, lalu pita tipis ini nantinya Bakan di warnai.
“Dengan dokter spesialis yang mahir di bidangnya dan ditunjang alat pemeriksaan yang canggih, mudah-mudahan bisa menambah Kualitas pelayanan kita kepada masyarakat,” tandasnya.
Reporter: CR9 | Redaktur: Usep Mulyana












