JURNALSUKABUMI.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, akhirnya berhasil mengevakuasi korban yang selama berjam-jam tertimbun bongkahan beton. Salah satu korban M. Rizka Fauzi dengan susah payah berhasil dikeluarkan dari reruntuhan bangunan sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Sebelumnya, Muhamad Rizka Fauzi ikut tertimbun bersama ayahnya Yayan (48) saat sedang tidur di rumahnya di Kampung Cibunar II Lepa, RT 19/05, Desa Kadudampit, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Minggu (23/10/2022) sekitar pukul 00.30 dini hari.
Subkor Kedaruratan BPBD Kabupaten Sukabumi, Medi Abdul Hakim mengatakan, dalam peristiwa tersebut bermula dari hujan deras yang terjadi sejak pukul 18.00 WIB, disisi lain tempat tinggal korban berada di titik rawan longsor. 
Sehingga kata dia, menyebabkan dua orang dalam satu keluarga menjadi korban tertimbun. “Korban dua orang, ayahnya kita dapat evakuasi sekitar pukul 01.00 WIB dengan kondisi selamat. Namun mengalami luka patah pulang,” ujarnya.
Lanjut dia, sementara satu korban atas nama M. Rizka Fauzi, baru bisa dievakuasi sekitar pukul 07.00 WIB tadi pagi. Medi menyebut dalam evakuasi kedua, petugas mengalami kesulitan akibat tertimpa material keras tembok dari pohon dengan tinggi kurang lebih tujuh meter, dan lebar empat meter. Sehingga membutuhkan waktu yang lama.
“Kesulitannya kondisi korban akibat terhimpit oleh tembok penahan tanah (TPT) dan bebatuan, sehingga tim menghancurkan bebatuan dan tembok dari beton,” tutur dia.
Sementara itu, Kapolsek Kadudampit Polres Sukabumi Kota, IPDA Awan Kurniawan mengatakan, korban longsor bernama Fauzi tersebut dapat dievakuasi oleh petugas gabungan setelah berupaya keras mengevakuasi material longsor yang menimpa korban.
“Alhamdulillah tadi sekitar pukul 07.00 WIB korban dapat dievakuasi oleh petugas gabungan,” kata Awan kepada awak media.
Pasca korban ditemukan langsung dievakuasi ke rumah sakit RSUD Sekarwangi untuk pengecekan medis.
“Korban ditemukan kondisinya sudah meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke rumah sakit. Saat ini korban sudah dishalatkan dan langsung akan dikuburkan,” pungkasnya.
Reporter: Fira Alfi Syahrin | Redaktur: Usep Mulyana












