JURNALSUKABUMI.COM – Di tengah-tengah Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian pandangan umum Fraksi atas Nota pengantar bupati mengenai RAPBD perubahan 2022, seluruh anggota partai berlandaskan Islam rahmatal lil’alamin itu, kompak menyuarakan penolakan terhadap kenaikan BBM yang resmi diumumkan pemerintah pekan lalu. Tidak terkecuali, Wakil Ketua DPRD M. Sodikin, Ketua Fraksi Amran Munawar.
Ketua DPD PKS Kabupaten Sukabumi, M. Sodikin, beralasan kebijakan menaikan BBM bersubsidi oleh pemerintah, dinilai tidak tepat. Bukan rahasia umum kata dia, bahwa saat ini, masyarakat masih berjuang dalam pemulihan ekonomi.
Tentu saja dengan kenaikan harga BBM itu kata Sodikin, akan berimplikasi pada kenaikan harga- harga kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik. Jika hal ini dibiarkan akan sangat memberatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. 
“Pasca Pandemi ini, mereka harus dihadapkan pada kenaikan BBM, tentu saja akan sangat berdampak pada kenaikan harga barang termasuk sembako yang pada akhirnya bisa memicu inflasi,” ujarnya.
Redaktur: Usep Mulyana












