JURNALSUKABUMI.COM – Pembangunan toilet di SMPN 1 Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi mendapat sorotan publik. Proyek pembangunan yang menggunakan anggaran Rp 503.940.945 juta atau lebih dari setengah milyar rupiah ini dirasa tak tepat.
Sorotan itu salah satunya disampaikan J.A Subagyo, Anggota Komite SMPN 1 Cicurug. Ia menilai pembangunan 50 toilet di lahan yang sangat terbatas itu tidak efektif.
“Saya berterima kasih kepada dinas terkait yang telah memberikan program ini. Tapi saya rasa pembangunan 50 unit toilet ini tidak efisien karena kita semua tahu lahan di SMPN 1 Cicurug ini sangat terbatas,” ujarnya kepada jurnalsukabumi.com, Selasa (6/9/2022).
Menurutnya, anggaran setengah milyar itu digunakan untuk pembangunan 50 unit toilet dengan luas masing-masing bangunan 1,50 x 4 meter. Rencananya toilet dilengkapi dengan kloset duduk dan satu keran air.
Masih kata Bagyo, dirinya sangat menyesalkan kinerja tim perencana program dari dinas terkait lantaran terkesan tidak melakukan survey terlebih dahulu sebelum memberikan program.
“Hari ini yang sedang dalam proses itu pembangunan 25 unit toilet dulu, nah sisanya 25 unit lagi lokasinya masih belum kita tentukan karena lahan sangat terbatas. Dari segi estetikpun lokasi tiolet yang sedang dibangun ini sangat tidak pas, lokasinya bener-bener di tengah,” tegasnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut pihak sekolah enggan memberikan tanggapan. Kepala SMPN 1 Cicurug juga belum bisa ditemui serta sulit dihubungi.
Sekadar informasi di tahun 2022 ini selain menerima program pembangunan toilet, SMPN 1 Cicurug juga menerima program pembangunan ruang kelas dengan anggaran Rp 193.671.442.
Reporter: Ardi Yakub | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor












