JURNALSUKABUMI.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palabuhanratu terima jasad seorang anak buah kapal (ABK) yang meninggal ketika berlayar. Jasad tersebut bersandar di Dermaga Palabuhanratu, Kamis (1/9/2022).
Humas RSUD Palabuhanratu, Billy mengatakan, jasad berjenis pria tersebut bersandar di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi karena merupakan Dermaga terdekat untuk menurunkan jenazah.
“Jasad itu tiba pada pukul 05.00 WIB, Kemudian langsung dibawa ke ruang jenazah rumah sakit,” ujar Billy kepada jurnalsukabumi.com.
Jenazah tersebut lanjut Billy merupakan pria bernama Caswito (41). Ia meninggal pada saat berlayar di Samudra Hindia untuk mencari ikan.
“Hasil visum tidak ada tanda tanda kekerasan, murni mengalami sakit, dari informasi yang diterima korban memang memiliki riwayat sakit,” terangnya.
Menurut ia, jenazah yang merupakan ABK perahu harmoni tersebut berangkat dari Muara Baru Jakarta, dua bulan lalu. Pada saat mencari ikan, korban tiba tiba merasakan sakit yang dideritanya.
“Kondisi pada saat tiba di ruang jenazah memang tubuh korban bengkak dan menghitam, karena kematian hari senin tiba hari kamis jadi 3 hari di perjalanan,” paparnya.
Sementara itu, Tarmiji (49) rekan korban menyebut, selama pemberangkatan tidak mengalami sakit atau mengeluhkan sakit. Namun setelah perjalan selama dua bulan penyakit yang dideritanya kambuh hingga akhirnya tidak dapat diselamatkan.
“Meninggal karena sakit, pas berangkat belum sakit. Hingga akhirnya bersandar ke Dermaga Palabuhanratu karena lebih dekat biar cepet,” tuturnya.
Kini jasad ABK tersebut bakal di kirim kerumah duka di Desa Blendung, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Saat ini masih menunggu penjemputan dari pihak keluarga.
“Saat ini nunggu pihak keluarga, sudah di kabarin, katanya sudah jalan. Itu pun sama bosnya juga sudah jalan,” tandasnya.
Reporter: Ilham Nugraha | Redaktur: Ujang Herlan












