DPC GMNI Sukabumi Raya Desak Menteri ATR/BPN Tuntaskan Konflik PTPN VIII Versus Warga

Senin, 20 Juni 2022 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALSUKABUMI.COM – Reshuffle di tubuh Kementerian Agraria Tata Ruang / Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), 15 Juni 2022 oleh Presiden Jokowi, diharapkan mampu membawa angin perubahan pada tataran kebijakan pemerintah, terkait sengkarut urusan pertanahan di dalam negeri, khususnya di Wilayah Sukabumi Raya. Sehingga sengketa  lahan antara PTPN VIII Kebun Goalpara dan warga di empat desa yakni Desa Perbawati, Undrus, Cipetir dan Sukamaju yang terjadi selama puluhan tahun.

Demikian disampaikan Ketua DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Sukabumi Raya, Anggi Fauzi, kepada jurnalsukabumi.com, Senin (20/6/22).

“Kami berharap, Pak Hadi Tjanjanto, sebagai menteri baru pengganti Pak Sofyan Djalil bisa menyelesaikan permasalahan agraria yang terjadi di indonesia terutama di Sukabumi. Kita tahu, selama ini telah terjadi konflik antara penggarap lahan dengan klaim HGU PTPN VIII Kebun Goalpara,” kata Anggi.

Masyarakat Sukabumi di Wilayah Utara lanjut dia, jauh-jauh hari telah memperoleh keterangan tentang hasil penelitian lahan di lokasi empat desa tersebut. Keterangan itu menjelaskan, bahwa di lokasi tersebut, tidak pernah diterbitkan sertifikat HGU.
Seperti yang disampaikan BPN Kantor Pertanahan Sukabumi ke BPN Kanwil Jawa Barat pada 2 Maret 2018, dengan nomor surat: 231/32.02.400/III/2018.

“Jelas sekali keterangannya, bahwa di empat desa tersebut, belum pernah terbit sertifikat HGU. Hasil penelitian tersebut, hanya mampu melahirkan Surat Pendapat Kanwil BPN Jawa Barat, kepada menteri ATR BPN nomor: 461/14-22/IV /2018,”jelasnya.

Dia berpandangan, pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN untuk memberikan kepastian hukum kepada para petani penggarap, agar diberikan haknya sesuai ketentuan yang berlaku. Karena selama ini masyarakat selalu jadi korban oknum PTPN VIII Perkebunan Goalpara.

Kelompok masyarakat itu ujarnya, selama puluhan tahun berada dalam tekanan dan doktrinasi pihak PTPN VIII Goalpara agar tidak menggarap lahan tanpa izin. Jika tetap dilakukan, maka mereka akan berhadapan dengan sanksi hukum yang berat.

Anehnya kata dia, pihak PTPN melarang bahkan mengintimidasi warga setempat yang menggarap tanah yang nyata-nyata milik negara. Tapi justru memberikan ‘karpet merah’ bagi warga pendatang untuk membuat saung-saung kebon di lokasi tersebut.

“Setelah ditelusuri ternyata penggarap yang berasal dari luar desa tersebut, diduga menyewa lahan kepada oknum PTPN VIII dengan dalih Pemberdayaan Masyarakat Desa Kebun (PMDK).
Lokasi yang diklaim HGU tersebut  ternyata SK nya keluar pada tahun 1988 dan habis masa berlakunya tahun 2013,”tegasnya.

Yang lebih mencengangkan lagi, seperti pada halaman ke dua surat tersebut pada Kronologi butir ke-7 dan 8 menjelaskan, bahwa pada butir ke-7 BPN pernah menerbitkan SK HGU kepada PTP XI pada 23 Februari 1988. Sedangkan pada Butir ke-8, penerbitan Sertifikat HGU nya hanya terdiri dari empat bidang yang terdiri dari:

1. Sertifikat HGU Nomor 1/ Sukamaju seluas 98,827 hektare di Kecamatan Sukalarang.
2. Sertifikat HGU Nomor 1/ Cisarua seluas 0,76 hektare di Kecamatan Sukaraja.
3. Sertifikat HGU Nomor 1/ seluas 1,88 hektare di Kecamatan Sukalarang.
4. Sertifikat Nomor 1/ seluas 178.337 di Kecamatan Sukalarang. Seluruh sertifikat semuanya diterbitkan pada 19 Oktober 1988.

Redaktur: Usep Mulyana

Berita Terkait

Babak Baru Kasus Kost Sukabumi, PH Supriyanto Klaim Kantongi Bukti Cukup
Kuasa Hukum Buka Suara soal Penggerebekan Kost di Sukabumi, Bantah Tuduhan Perzinahan
Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi
60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor
Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke
Kasus Penggerebekan di Kost Sukabumi Bergulir, PH Supriyanto Minta Polisi dan Instansi Beri Kejelasan
Status Jabatan Dicopot, Pelaku Pelecehan Siswi PKL di Sukabumi Resmi Ditahan 
Penuhi Panggilan Polisi, Kuasa Hukum Dion Mustapa: Kalau Tak Ada Unsur Pidana, Kami Minta Dihentikan!

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:40 WIB

Babak Baru Kasus Kost Sukabumi, PH Supriyanto Klaim Kantongi Bukti Cukup

Sabtu, 19 September 2026 - 16:39 WIB

Kuasa Hukum Buka Suara soal Penggerebekan Kost di Sukabumi, Bantah Tuduhan Perzinahan

Sabtu, 19 September 2026 - 14:49 WIB

Diduga Peras Kelompok Tani, Pria Ngaku KPK Jabar Ditangkap Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 13:13 WIB

60 Motor Jadi Barang Bukti, Polres Sukabumi Bongkar 6 Kelompok Sindikat Curanmor

Jumat, 18 September 2026 - 12:19 WIB

Terungkap! Dugaan Pelecehan Siswi PKL Bermula Saat Karaoke

Berita Terbaru

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam